Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu, 12 Jul 2026, 00:07 WIBDALLAS â Bintang muda Spanyol Lamine Yamal menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026. Menurut pemain berusia 18 tahun itu, La Roja datang dengan penuh kepercayaan diri setelah menyingkirkan Belgia dan siap melanjutkan tren positif atas Les Bleus.
Semifinal yang akan digelar di Dallas diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di turnamen ini. Pertandingan tersebut mempertemukan lini serang eksplosif Prancis yang diperkuat Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise, melawan pertahanan kokoh Spanyol yang baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen setelah mencatat lima clean sheet beruntun.
Prancis memburu tiket ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Namun, Spanyol memiliki modal psikologis yang kuat setelah memenangkan dua pertemuan terakhir melawan Les Bleus.
La Roja mengalahkan Prancis 2-1 di semifinal Piala Eropa 2024, sebelum kembali menang dramatis 5-4 pada putaran final UEFA Nations League 2025.
Kepercayaan diri itu semakin meningkat setelah Spanyol menyingkirkan Belgia 2-1 di perempat final berkat gol telat Mikel Merino.
Yamal menegaskan, timnya sama sekali tidak merasa inferior menghadapi salah satu favorit juara tersebut.
"Hanya ada dua kemungkinan: mereka mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun atau kami mengalahkan mereka untuk ketiga kalinya. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kami sama sekali tidak takut," ujar Yamal.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Kami kembali ke semifinal dan memang itulah tujuan kami datang ke sini, memainkan pertandingan-pertandingan besar dan memenangkannya. Sekarang waktunya beristirahat dan mulai memikirkan laga melawan Prancis."
Meski kembali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan, Yamal mengaku tidak pernah menjadikan jumlah gol sebagai ukuran kesuksesan pribadinya.
Hingga babak semifinal, penyerang Barcelona itu baru mencetak satu gol. Namun, baginya yang terpenting adalah keberhasilan tim meraih gelar juara.
"Tentu saya ingin mencetak gol karena itu membantu tim, tetapi saya tidak pernah masuk ke lapangan hanya untuk memikirkan gol. Jika kami menjadi juara Piala Dunia, saya rasa tidak ada yang akan mengingat berapa banyak gol yang saya cetak atau yang saya lewatkan. Jika kami menang, semua orang akan bahagia."
"Kalau saya juga mendapat penghargaan pemain terbaik, tentu lebih baik. Tetapi yang paling penting adalah tim menang."
Yamal juga menilai kontribusinya tidak selalu harus diukur lewat gol atau assist. Kecepatan dan pergerakannya sering kali menarik perhatian beberapa pemain lawan sekaligus, sehingga membuka ruang bagi rekan-rekannya.
"Saya tahu pergerakan saya sering menarik banyak pemain lawan sehingga ada rekan setim yang menjadi bebas tanpa penjagaan. Hal terpenting adalah kami datang ke sini untuk menang. Apa pun yang bisa saya lakukan untuk membantu tim, bahkan jika saya tidak menyentuh bola dalam sebuah proses serangan, itu tetap merupakan hal yang baik."
Menurut Yamal, publik terlalu terobsesi dengan statistik gol. Ia mengingatkan bahwa saat Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024, dirinya juga hanya mencetak satu gol sepanjang turnamen.
"Saya rasa semua orang terlalu memikirkan urusan gol. Kami menjuarai Piala Eropa ketika saya hanya mencetak satu gol. Kali ini saya juga sudah mencetak satu gol, jadi semua orang bisa tenang," ujarnya sambil tersenyum.
Laga Spanyol melawan Prancis diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Piala Dunia 2026.
Jika Les Bleus mengandalkan produktivitas lini depan yang dipimpin Mbappe, Spanyol datang dengan organisasi permainan yang solid serta pertahanan yang nyaris sempurna.
Dengan kepercayaan diri tinggi dan rekor positif atas Prancis dalam dua pertemuan terakhir, La Roja yakin mampu kembali membuat Les Bleus gigit jari dan mengamankan tiket ke partai final.
- Timnas Prancis
- Timnas Spanyol
- Lamine Yamal
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Harry Kane Cetak Dua Gol Dramatis, Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan RD Kongo 2-1
-
Piala Dunia, Prancis ke Semifinal, Deja Vu Kembali Atasi Maroko 2-0 seperti Tahun 2022
-
Messi Terancam, Posisi Top Skor Piala Dunia Disamai Mbappe
-
Spanyol Singkirkan Portugal 1-0, Gol Dramatis Mikel Merino Akhiri Karier Piala Dunia Cristiano Ronaldo
-
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Singkirkan Belanda dalam Adu Penalti yang Menegangkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.