Kebetulan Paling Gila di Sepak Bola: Bayi yang Dimandikan Messi Kini Jadi Lawan di Final

Kamis, 16 Jul 2026, 18:29 WIB

BARCELONA, SPANYOL -Yang membuat foto ini makin mengharukan, hampir dua dekade kemudian Messi dan Yamal akan saling berhadapan dalam final Piala Dunia 2026.

Menjelang final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol, sebuah foto lama kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Foto tersebut memperlihatkan Lionel Messi yang masih berusia 20 tahun sedang memandikan seorang bayi bernama Lamine Yamal.

Ket. Foto: Lionel Messi berakting memandikan bayi Lamine Yamal dalam sebuah sesi pemotretan untuk kalender amal yang diselenggarakan UNICEF bersama FC Barcelona Foundation pada Desember 2007. — Sumber: Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda

Banyak pengguna media sosial sempat mengira gambar itu hasil rekayasa digital atau kecerdasan buatan (AI). Namun, foto tersebut benar-benar nyata. 

Kisah di baliknya bahkan terasa makin luar biasa karena hampir dua dekade kemudian, Messi dan Yamal justru akan saling berhadapan dalam laga terbesar sepak bola dunia: final Piala Dunia 2026.

Pertemuan mereka di partai puncak menjadi simbol pergantian generasi. Messi, yang telah menjadi legenda hidup Argentina, kini menghadapi Yamal, bintang muda Spanyol yang digadang-gadang sebagai salah satu pemain terbaik generasi berikutnya.

Dikutip dari Marca, foto ikonik itu diambil pada Desember 2007 dalam sebuah sesi pemotretan untuk kalender amal yang diselenggarakan UNICEF bersama FC Barcelona Foundation. Tujuan kegiatan itu adalah menggalang dana bagi berbagai program kemanusiaan yang dijalankan UNICEF.

Fotografer Joan Monfort yang memotret momen tersebut mengungkapkan bahwa keluarga-keluarga lokal mengikuti undian untuk mendapatkan kesempatan berpartisipasi dalam pemotretan tersebut. 

Secara kebetulan, keluarga Lamine Yamal terpilih dan bayi mereka dipasangkan dengan Lionel Messi yang saat itu baru mulai menanjak sebagai calon bintang besar Barcelona.

Tak seorang pun saat itu dapat membayangkan bahwa bayi yang digendong dan dimandikan Messi kelak akan menjelma menjadi salah satu talenta paling bersinar di dunia sepak bola. Begitu pula foto sederhana tersebut, yang kini dikenang sebagai salah satu gambar paling ikonik dalam sejarah olahraga.

Saat foto diambil, Messi baru berusia 20 tahun dan sedang menikmati awal perjalanan menuju status superstar dunia. Sementara itu, Lamine Yamal masih berusia beberapa bulan setelah lahir pada Juli 2007.

Messi dan Yamal Saling Respek

Yamal sendiri mengaku tidak mengetahui keberadaan foto tersebut selama bertahun-tahun. Ia baru mengetahui kisah itu setelah diberi tahu oleh sang ayah. Ketika foto tersebut kembali viral di media sosial, perhatian publik pun langsung tertuju kepada hubungan unik antara kedua pemain.

Saat ditanya mengenai perbandingan dirinya dengan Messi, Yamal memberikan jawaban yang menunjukkan rasa hormat kepada sang legenda.

"Saya rasa tidak ada yang keberatan dibandingkan dengan pemain terhebat dalam sejarah. Namun pada akhirnya, perbandingan itu juga bisa menjadi beban karena Anda tidak akan pernah menjadi dirinya," ujar Yamal.

Sebaliknya, Messi memang tidak pernah secara khusus mengomentari sesi pemotretan pada 2007 tersebut. Namun, kapten Argentina itu beberapa kali memberikan pujian kepada Yamal dalam berbagai kesempatan.

Messi menilai Yamal sebagai salah satu pemain muda yang paling mengingatkannya pada masa-masa awal kariernya. Ia juga menyebut pemain sayap Spanyol itu sudah layak dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dunia meski usianya masih sangat muda.

Kini, hampir 20 tahun setelah pertemuan mereka yang terjadi secara tidak disengaja dalam sebuah kegiatan amal, takdir kembali mempertemukan Messi dan Yamal. Bedanya, kali ini bukan di depan kamera untuk kalender amal, melainkan di panggung terbesar sepak bola dunia. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.