Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gas 30 BBTUD Diamankan! Pertamina EP & PHR Teken Kontrak Besar di IPA 2026

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Gas 30 BBTUD Diamankan! Pertamina EP & PHR Teken Kontrak Besar di IPA 2026 Doc: istimewa
Ket. PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Rokan menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas di IPA Convex 2026 melalui skema virtual pipeline dan swap gas dengan volume hingga 30 BBTUD periode 2026–2030 guna mendukung operasional migas WK Rokan serta memperkuat keandalan pasokan energi nasional, di BSD, Tangerang, Jumat (22/5)

JAKARTA– PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) resmi meneken Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk menunjang operasi produksi migas di Wilayah Kerja Rokan. Kesepakatan ditandatangani oleh Direktur Utama PEP Rachmat Hidajat dan Direktur Utama PHR Muhamad Arifin di sela Forum IPA 2026.

Lewat perjanjian ini, PEP akan menyalurkan gas ke PHR guna memenuhi kebutuhan operasional di WK Rokan. Kerja sama tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Regional 1 Subholding Upstream Pertamina untuk menjaga ketersediaan gas dan menopang produksi migas nasional.

“Kerja sama ini adalah wujud sinergi antar entitas di Subholding Upstream Pertamina agar pasokan energi tetap terjaga demi kelancaran operasi hulu migas nasional, khususnya di Wilayah Kerja Rokan,” kata Muhamad Arifin.

PJBG berlaku untuk periode 2026-2030. Karena sumber gas PEP belum terhubung langsung dengan infrastruktur PHR, penyaluran dilakukan melalui skema virtual pipeline dengan metode swap gas.

Implementasi skema ini melibatkan sejumlah pihak: PEP dan PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang sebagai produsen, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang sebagai konsumen sekaligus titik swap, serta PT Pertamina Gas sebagai operator jaringan pipa.

Volume gas yang disepakati mencapai 30 Billion British Thermal Units per Day (BBTUD). Selain PJBG, PEP dan PHR juga telah menandatangani Swap Gas Agreement yang sudah mendapat persetujuan SKK Migas.

Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi produsen, konsumen, dan transporter gas di Sumbagtengsel untuk memperkuat keandalan pasokan energi nasional sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas yang ada.

Adapun PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengoperasikan Wilayah Kerja Regional 1 Sumatra di bawah Subholding Upstream Pertamina, mencakup wilayah dari Aceh hingga Sumatra Selatan. PHR menyumbang sepertiga produksi minyak Pertamina Subholding Upstream dan menjadi salah satu produsen migas utama nasional.

Pada 2025, PHR merampungkan restrukturisasi organisasi untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan energi. Integrasi Zona 1, Zona Rokan, dan Zona 4 ke dalam Regional 1 dilakukan agar operasional lebih optimal dan berkelanjutan.

Langkah ini memperkuat pengelolaan aset hulu migas di Sumatra sejalan dengan program Swasembada Energi pemerintah. Dengan struktur yang lebih ramping, PHR berkomitmen menjaga pasokan energi nasional dan menjawab tantangan industri ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.