New Zealand Bidik Posisi dalam Aliansi Ocean of Peace

Jumat, 10 Jul 2026, 15:23 WIB

MOSKOW - Perdana Menteri (PM) New Zealand Christopher Luxon menyatakan bahwa pihaknya tengah menjajaki kemungkinan untuk bergabung dengan aliansi pertahanan "Ocean of Peace" (Samudra Perdamaian) yang baru saja ditandatangani oleh Australia dan Fiji.

"Fiji dan Australia mengumumkan komitmen untuk menjadi sekutu militer pada pekan ini, dan New Zealand menyambut baik hal tersebut," ucap Luxon dalam pernyataan resmi pemerintah pada Kamis (9/7).

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

Ia menuturkan bahwa New Zealand memiliki hubungan yang erat dengan Australia, salah satunya didukung oleh aliansi militer yang terus menguat antara kedua negara.

Sementara di sisi lain, New Zealand juga memiliki hubungan kuat yang telah lama terjalin dengan Fiji.

"Kami telah bekerja sama dengan kedua negara untuk membangun kawasan yang lebih aman bagi semua pihak, sehingga (pertimbangan terkait) keterlibatan kami dalam aliansi ini (di masa mendatang) merupakan langkah yang logis," ujar Luxon.

Pada Senin (6/7), Australia dan Fiji menandatangani pakta pertahanan "Ocean of Peace", yang memuat kesepakatan untuk melakukan konsultasi bersama jika muncul ancaman keamanan, serta tindakan gabungan jika terjadi serangan bersenjata.

Perjanjian tersebut juga membuka peluang bagi negara-negara lainnya di kawasan Pasifik untuk bergabung melalui kesepakatan bersama. Syaratnya, calon negara anggota harus memiliki kesamaan visi dengan aliansi tersebut serta mampu berkontribusi terhadap keamanan di kawasan itu. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.