Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyamar Tanpa Janggut, Misteri Kehadiran Mojtaba Diam-diam di Pemakaman Ali Khameni: Analis Samakan dengan Strategi Osama bin Laden

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Menyamar Tanpa Janggut, Misteri Kehadiran Mojtaba Diam-diam di  Pemakaman Ali Khameni: Analis Samakan dengan Strategi Osama bin Laden Doc: Istimewa
Ket. Aparat keamanan Iran sengaja membatasi kemunculan Mojtaba karena khawatir penampilan publiknya dapat dimanfaatkan untuk melacak lokasi persembunyiannya atau bahkan memicu upaya pembunuhan oleh musuh Iran.

TEHERAN – Rangkaian pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang berlangsung selama hampir sepekan baru saja berakhir pada Kamis (9/7), dengan prosesi pemakaman di Makam Imam Reza, Kota Mashhad, Iran, setelah sebelumnya jenazah dibawa berkeliling ke sejumlah kota suci Iran dan Irak, termasuk Najaf dan Karbala pada 8 Juli 2026. Prosesi lintas negara itu dihadiri jutaan pelayat dan menjadi salah satu upacara kenegaraan terbesar dalam sejarah Republik Islam Iran. 

Di tengah besarnya prosesi tersebut, perhatian publik justru tertuju pada sosok penerus Ali Khamenei, $sese, yang nyaris tidak pernah terlihat di hadapan publik.

Media sosial diramaikan dengan beredarnya foto dan video yang diklaim memperlihatkan Mojtaba hadir secara diam-diam dalam prosesi pemakaman ayahnya dengan penampilan berbeda. Dalam sejumlah unggahan yang viral di Instagram dan platform media sosial lainnya, Mojtaba disebut mencukur habis janggutnya agar tidak dikenali di tengah lautan pelayat.

Narasi tersebut menyebut perubahan penampilan itu dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan, mengingat Mojtaba diyakini menjadi target potensial serangan setelah menggantikan ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.

Namun hingga kini, tidak ada bukti independen yang mengonfirmasi klaim tersebut. Foto maupun video yang beredar belum dapat diverifikasi keasliannya, sementara pemerintah Iran juga tidak memberikan keterangan mengenai dugaan penyamaran tersebut.

Sebaliknya, sejumlah media internasional melaporkan bahwa Mojtaba memang tidak tampil secara terbuka selama rangkaian pemakaman. Reuters menyebut ketidakhadirannya memicu berbagai spekulasi karena tiga saudara laki-lakinya terlihat mendampingi peti jenazah, sedangkan Mojtaba sama sekali tidak muncul di hadapan publik. 

Laporan lain menyebut aparat keamanan Iran sengaja membatasi kemunculan Mojtaba karena khawatir penampilan publiknya dapat dimanfaatkan untuk melacak lokasi persembunyiannya atau bahkan memicu upaya pembunuhan oleh musuh Iran.

Dikutip dari Iran International, spekulasi mengenai keberadaan Mojtaba semakin menguat setelah Fox News mengutip analis kontra-terorisme Omar Mohammed yang menilai pemimpin baru Iran kini menerapkan pola bertahan hidup yang mirip dengan pendiri Al-Qaeda, Osama bin Laden.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik Islam, Amerika Serikat melakukan terhadap Teheran apa yang selama dua dekade mereka lakukan terhadap Al-Qaeda dan ISIS," kata Mohammed kepada Fox News Digital.

Menurutnya, tekanan terhadap Iran membuat Mojtaba hidup dalam kondisi "ketidaknampakan operasional" (operational invisibility), strategi yang disebutnya serupa dengan kehidupan Osama bin Laden selama hampir satu dekade bersembunyi di Abbottabad, Pakistan.

Mohammed menilai Mojtaba dan bin Laden mengambil respons yang sama ketika menghadapi ancaman.

"Keduanya merespons dengan cara yang sama, yaitu menghilang dari kehidupan publik."

Ia menjelaskan bahwa sejak sekitar 2007, bin Laden berhenti merilis video bertanggal dan hanya mengirimkan pesan audio melalui kurir untuk menghindari pelacakan.

"Bin Laden tetap bersembunyi hingga akhir hidupnya karena saat ia muncul ke publik, saat itulah ia akan mati. Mojtaba Khamenei juga tidak akan muncul," ujar Mohammed.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Gaza di Ujung Tanduk, Wabah...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.