Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Operasi Tilang Truk di Jalur Alternatif Tulungagung Diperpanjang Tanpa Batas

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Operasi Tilang Truk di Jalur Alternatif Tulungagung Diperpanjang Tanpa Batas Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Petugas Satlantas Polres Tulungagung menindak sopir truk yang melanggar larangan melintas di jalan alternatif Kecamatan Gondang, Tulungagung, Selasa (7/7).

TULUNGAGUNG - Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung resmi memperpanjang masa penegakan hukum dan penindakan terhadap truk angkutan barang yang nekat melanggar larangan melintas di jalur alternatif Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (7/7).

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Tulungagung Iptu Ahmad Zainudin, Selasa, mengatakan penindakan yang dimulai sejak Rabu (1/7) itu semula dijadwalkan berlangsung selama sepekan, namun kemuduan operasi diperpanjang karena pelanggaran masih tinggi.

"Kami sudah melakukan sosialisasi, rapat koordinasi, memasang rambu pengalihan di 32 titik hingga portal jalan. Namun, pelanggaran masih tetap terjadi," katanya.

Menurut dia, jalan alternatif Gondang merupakan jalan kelas IIIA yang hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan muatan sumbu terberat (MST) maksimal delapan ton.

Namun, hingga kini masih banyak truk roda enam yang nekat melintas di wilayah itu.

Karena jumlah pelanggaran belum menunjukkan penurunan, Satlantas memutuskan memperpanjang penegakan hukum hingga waktu yang belum ditentukan.

"Penindakan kami lanjutkan karena volume pelanggaran belum menurun," ujarnya.

Selain masih banyak sopir yang melanggar, petugas juga menemukan sejumlah portal penghalang di Simpang Empat Cabe dirusak oleh oknum pengemudi agar truk dapat tetap melintas di jalur alternatif.

Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, sebagian sopir mengaku tetap menggunakan jalur alternatif karena perusahaan tidak menyediakan alokasi bahan bakar yang cukup untuk memutar melalui jalur resmi.

"Kami mengimbau perusahaan angkutan barang mematuhi ketentuan yang berlaku. Angkutan umum saja sudah mematuhi jalur resmi, sehingga tidak ada alasan bagi truk barang untuk tetap melanggar," kata Ahmad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.