Memantau Pelaksanaan MPLS untuk Memastikan Sekolah Bebas Perundungan
Rabu, 08 Jul 2026, 23:50 WIBMuara Teweh - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memantau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026/2027 di sejumlah sekolah guna memastikan kegiatan sesuai ketentuan, bebas dari perundungan, serta menciptakan lingkungan belajar ramah bagi peserta didik baru.
"Kami ingin memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai tujuan, yaitu memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru dengan cara yang edukatif, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun tindakan negatif lainnya," kata Kepala Disdik Barito Utara Muhammad Iman Topik di Muara Teweh, Rabu.
Menurut dia, pemantauan ini dilakukan di sejumlah sekolah di dalam Kota Muara Teweh, antara lain SMP Negeri 10, SD Negeri Melayu 5, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 1 Muara Teweh. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa sekolah di Kecamatan Lahei, termasuk SD Negeri Mampuak.
Dinas Pendidikan, kata dia, memberikan perhatian khusus agar seluruh sekolah melaksanakan MPLS sesuai pedoman yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, peserta didik juga diberikan edukasi mengenai pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
"Kami juga mengingatkan seluruh sekolah untuk mengedepankan pembinaan karakter serta memberikan pemahaman kepada peserta didik agar bijak menggunakan media sosial. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak," ujarnya.
Topik juga berharap seluruh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Barito Utara dapat melaksanakan MPLS secara positif sehingga peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
Sementara itu, Bupati Barito Utara Shalahuddin mengatakan MPLS merupakan momentum penting untuk membentuk karakter, disiplin, serta menanamkan semangat belajar kepada peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.
Ia mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang turun langsung melakukan monitoring guna memastikan pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah berjalan sesuai ketentuan, aman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun tindakan yang tidak mendidik.
"Saya berharap seluruh sekolah menjadikan MPLS sebagai sarana untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Sambutlah peserta didik baru dengan pendekatan yang humanis sehingga mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan mampu membentuk generasi Barito Utara yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing," ujar Shalahuddin.
- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.