Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Limbah Kulit Pisang Jadi Es Krim dan Pupuk, Antar Sekolah di Perbatasan Ini Raih Juara Nasional

4 Selasa, 07 Jul 2026, 18:50 WIB | Oleh:

Pada penyelenggaraan AIA Healthiest Schools 2026, Indonesia mencatat jumlah partisipasi tertinggi dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Pasifik tempat AIA beroperasi.

Sebanyak 2.896 peserta mendaftarkan diri dalam program tersebut dengan total 359 proyek sekolah sehat yang dikirimkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin besarnya peran sekolah dalam membangun budaya hidup sehat melalui program-program yang berorientasi pada kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui AIA Healthiest Schools, perusahaan berharap semakin banyak sekolah yang mampu menghadirkan inovasi berkelanjutan sekaligus mendukung upaya menciptakan generasi Indonesia yang hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Luar Negeri
Peretasan Binance Picu Kete...
Megapolitan
Maestro Tenor Dunia Andrea ...
Advertisement
Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.