- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Ingin Sekutunya di Erop...
AS Ingin Sekutunya di Eropa Tingkatkan Belanja Pertahanan dalam NATO
Selasa, 07 Jul 2026, 01:00 WIBBRUSSEL - Tuntutan Washington agar negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Eropa meningkatkan belanja pertahanan dinilai bukan karena Amerika Serikat (AS) berniat meninggalkan komitmen aliansinya, melainkan lebih kepada mengalihkan porsi beban finansial dan militer yang lebih besar kepada negara-negara Eropa.
âTuntutan AS agar anggota NATO di Eropa meningkatkan belanja pertahanan bukanlah hal baru. Baik Barack Obama maupun Joe Biden sebelumnya juga pernah menyampaikan seruan serupa kepada sekutu-sekutu Eropa,â kata seorang sumber dari kalangan diplomatik dan pakar Eropa kepada RIA Novosti.
âSaat ini, yang terjadi bukanlah rencana penarikan penuh AS dari Eropa, melainkan keinginan untuk mengalihkan sebagian tugas dan tanggung jawab kepada negara-negara Eropa,â kata sumber itu menambahkan.
Menurut dia, AS tidak berniat sepenuhnya meninggalkan Eropa, tetapi secara bertahap mengurangi kehadiran militernya karena menghadapi tantangan ekonomi domestik serta kebutuhan untuk memusatkan perhatian pada upaya membendung pengaruh Tiongkok di kawasan Asia-Pasifik.
âAS tidak ingin sepenuhnya meninggalkan Eropa, tetapi berupaya mengurangi kehadirannya. Alasan utamanya adalah kesulitan ekonomi yang telah dihadapi Amerika Serikat selama bertahun-tahun sehingga sumber dayanya tidak lagi sebesar sebelumnya,â kata sumber tersebut.
Selain itu, Washington juga harus mengalihkan sebagian kekuatan ke kawasan Asia-Pasifik sebagai bagian dari kebijakan âpivot to Asiaâ (pergeseran fokus ke Asia) yang dimulai pada era Barack Obama untuk menghadapi kebangkitan Tiongkok,â katanya.
Di sisi lain, lanjut sumber tersebut, kebijakan peningkatan belanja militer NATO semakin kurang mendapat dukungan masyarakat di berbagai negara Eropa yang tengah menghadapi tekanan ekonomi.
âPemerintah negara Eropa membenarkan peningkatan anggaran militer dengan mengacu pada konflik di Ukraina dan apa yang mereka anggap sebagai meningkatnya ancaman Russia, bahkan sampai menyebut Russia ingin terlibat konflik dengan NATO. Namun, kebijakan semacam itu tidak terlalu populer di negara-negara Eropa yang sedang menghadapi persoalan ekonomi serius, tingginya utang publik, kebijakan penghematan, serta melemahnya kelas menengah,â katanya.
Berbagai persoalan sosial dan ekonomi di dalam negeri itu, semakin menyulitkan pemerintah negara-negara Eropa untuk merealisasikan rencana ambisius menaikkan anggaran pertahanan.
Salah satu agenda utama dalam KTT NATO di Ankara, Turki pada 7â8 Juli 2026, diperkirakan akan membahas pembagian tanggung jawab di dalam aliansi tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali mendesak negara-negara sekutu di Eropa agar menanggung porsi yang jauh lebih besar atas biaya pertahanan mereka sendiri.
Ancaman Russia
Sementara itu, Direktur Departemen Urusan Eropa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Russia, Vladislav Maslennikov memprediksi NATO akan terus menimbulkan ancaman terhadap keamanan Russia di berbagai wilayah.
âNATO akan terus mengedepankan agenda konfrontatif terhadap Russia dan secara praktis menimbulkan ancaman terhadap keamanan kami di berbagai wilayah geografis dan lingkungan operasional,â kata Maslennikov kepada RIA Novosti.
Terkait KTT NATO di di Ankara, Turki, Maslennikov mencatat fokus KTT diperkirakan akan tertuju pada penguatan ikatan trans-atlantik serta pelaksanaan keputusan KTT NATO pada tahun 2025 di Den Haag, Belanda, soal peningkatan belanja militer (menjadi 5 persen dari PDB di 2035).
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Antara, Eko S
Berita Terkait:
-
Bus Jamaah Haji Surabaya Menabrak Bus Jamaah Jakarta di Madinah, Ini Kronologi yang Diterima!
-
Di Giannantonio Juara MotoGP Catalunya, Alex Marquez Cedera dalam Kecelakaan Mengerikan
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
Shakira Gunakan Hiasan Kepala Karya Rinaldy Yunardi di Video Klip Choka Choka
-
Buka LKBB-BP Tingkat Provinsi NTB, Lale Syifaun Nufus: Upaya Tanamkan Karakter Kebangsaan Ke Generasi Muda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.