Orjan Nyland, Pahlawan Sesungguhnya di Balik Kejutan Norwegia Singkirkan Brasil dari Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Jul 2026, 00:15 WIB

NEW JERSEY – Tim nasional Norwegia menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar di Stadion MetLife, Senin (6/7) dini hari WIB.

Dua gol telat Erling Haaland memang menjadi sorotan utama dan memastikan langkah Norwegia ke perempat final. Namun, sosok yang layak disebut sebagai pahlawan sesungguhnya adalah penjaga gawang veteran Orjan Nyland.

Ket. Foto: Orjan Nyland. — Sumber: FIFA

Tanpa serangkaian penyelamatan gemilang dari kiper berusia 35 tahun itu, perjalanan Brasil di Piala Dunia kemungkinan besar tidak akan berakhir secepat ini.

Sebelum menghadapi Brasil, Nyland sebenarnya sudah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. Penampilan terbaiknya terjadi saat Norwegia mengalahkan Pantai Gading 2-1, ketika ia melakukan empat penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tendangan bebas keras Franck Kessie pada menit ke-95 yang mengarah ke sudut atas gawang.

Namun, penampilannya melawan Brasil berada di level yang berbeda. Menjelang pertandingan, Nyland dengan percaya diri mengatakan lini pertahanan Norwegia mampu menghentikan siapa pun.

"Kami tahu harus bertahan dengan baik. Berdasarkan apa yang kami lakukan dalam dua atau tiga tahun terakhir, saya sangat bangga dengan rekan-rekan di lini belakang dan kami tahu bisa menghentikan siapa saja."

Pada menit ke-13, Nyland menggagalkan eksekusi penalti Bruno Guimaraes. Setelah itu, ia kembali melakukan penyelamatan terhadap peluang Gabriel Martinelli, sebelum menepis tembakan Vinicius Junior yang lahir setelah Martin Odegaard kehilangan bola di area sendiri.

Memasuki babak kedua, aksi heroik Nyland terus berlanjut. Ia menepis tembakan keras Rayan, lalu membuat penyelamatan yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di turnamen ketika dengan sigap mundur untuk menepis bola hasil defleksi dari Kristoffer Ajer yang hampir masuk ke sudut atas gawang.

Nyland baru kebobolan melalui tendangan penalti Neymar pada masa injury time. Namun saat itu, ia telah melakukan lebih dari cukup untuk memastikan kemenangan Norwegia.

Karier Nyland jauh dari kata mulus. Ia mulai mencuri perhatian bersama Hodd pada 2010 dan menjadi pahlawan saat membawa klub tersebut menjuarai Piala Norwegia 2012 melalui adu penalti.

Setahun kemudian, ia bergabung dengan Molde FK dan menjadi kiper utama selama dua musim sambil menambah koleksi satu gelar Piala Norwegia.

Pada 2015, Nyland hijrah ke FC Ingolstadt 04. Namun, kiprahnya di Jerman tidak terlalu menonjol dan baru menjadi pilihan utama pada musim terakhirnya.

Petualangannya kemudian berlanjut ke Aston Villa pada 2018. Sayangnya, kedatangan Emiliano Martinez membuatnya kehilangan tempat sebagai kiper utama sebelum akhirnya hengkang pada 2020.

Nyland juga sempat memperkuat Norwich City, AFC Bournemouth, dan Reading FC tanpa meninggalkan jejak berarti.

Pada 2022, ia direkrut RB Leipzig sebagai pelapis darurat akibat badai cedera. Salah satu momen paling dikenang terjadi ketika ia mencatat assist pada masa injury time untuk gol Christopher Nkunku yang memastikan sang penyerang meraih gelar top skor Bundesliga musim 2022-2023.

Nyland kemudian bergabung dengan Sevilla secara gratis pada Agustus 2023. Ia sempat menjadi pilihan utama selama dua musim sebelum kehilangan posisinya musim lalu kepada Odysseas Vlachodimos yang dipinjam dari Newcastle United.

Ironisnya, saat tampil luar biasa menghadapi Brasil, Nyland justru berstatus tanpa klub.

Kontraknya bersama Sevilla berakhir pada akhir Juni dan tidak diperpanjang. Klub asal Spanyol itu mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya dan mendoakan kesuksesannya di Piala Dunia. Pada musim terakhirnya, Nyland hanya tampil lima kali di La Liga.

Kini, status bebas transfer yang semula dianggap sebagai kelemahan justru menjadi keuntungan besar. Penampilan sensasionalnya di Stadion MetLife diyakini akan membuat banyak klub berlomba-lomba menawarkan kontrak baru.

Meski demikian, Nyland tetap merespons situasi tersebut dengan tenang. "Ini adalah pertandingan terpenting dalam karier saya. Luar biasa bisa berada di sini, membantu tim, dan membawa Norwegia lolos ke perempat final."

Ia juga melontarkan pernyataan yang mengundang senyum. "Semua orang tahu harus menghubungi siapa ketika mereka membutuhkan seseorang. Saya rasa saya sudah menunjukkannya hari ini."

Di usia 35 tahun, Orjan Nyland kini menjelma menjadi salah satu penjaga gawang bebas transfer yang paling diminati di bursa pemain, sekaligus salah satu kisah paling mengejutkan dan inspiratif yang lahir dari Piala Dunia 2026.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.