BMKG dan Dua Heli BNPB Diterjunkan untuk Padamkan Kebakaran di TPA Jatiwaringin

Kamis, 02 Jul 2026, 18:57 WIB

TANGERANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerjunkan dua unit helikopter waterbombing membatu memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Ditambah lagi pesawat khusus Badan Meterorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) untum modifikasi cuaca.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi pada BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyampaikan dua helikopter jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 direposisi dari Provinsi Jambi. Saat ini dikerahkan ke lokasi dalam operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin.

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Saadatuddaraen

Dimana, sambung Djohan, dari salah satu helikopter yang dikerahkan memiliki kapasitas angkut hingga 4.000 liter untuk menjatuhkan air langsung ke titik-titik api. "BNPB saat ini diperbantukan dua unit heli water bombing yang saat ini sudah ada di Bandara Pondok Cabe dan yang satu lagi sebentar lagi nyampe perjalanan dari Jambi," ujar dia, Rabu (1/7).

Menurut dia, dari ke dua unit helikopter ini akan beroperasi melalui teknik pelepasan bom air tepat di gunungan sampah. Dimana, fokus penyiraman dilakukan pada puncak sampah yang masih mengeluarkan api dan kepulan asap, karena diduga di dalamnya terdapat titik-titik api.

"Jadi di sebelah TPA terdapat danau kecil dan nanti kita akan ambil air dari situ, jadi, bisa cepat. Mudah-mudahan ini dalam waktu dekat bisa bergeser ke lokasi untuk penindakan," ucap dia.

Disamping itu, Djohan menyampaikan, skema operasi pemadaman api dilakukan disisi bawah dari utara hingga selatan TPA. Dilakukan penyemprotan air sebagai pendinginan dengan dilakukan petugas BPBD, TNI dan polisi setempat.

"Memang untuk untuk menyampai ke titik api itu tidak memungkinkan karena kondisi yang labil beresiko. Karena, tumpukan sampah itu membahayakan personel rekan-rekan pemadam kebakaran maupun TNI, polri," kata dia.

Kemudian, di sisi lainnya, BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menyiapkan satu armada pesawat khusus yang digunakan dalam operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Guna membantu percepatan pemadaman, sehingga, situasi kedaruratan kebencanaan ini dapat terkendali.

"Saya perlu ada awan untuk menyirami garam, jadi langkah-langkah pusat maupun daerah, kita tidak akan membiarkan begitu saja. Kita harus harus cepat tanggap," kata dia.

Hingga saat ini luasan kebakaran di TPA Jatiwaringin telah mencapai kurang lebih 15 hektare. Di mana, sebelumnya dampak kebakaran itu mencapai lima hektare, sehingga ini mengalami perluasan.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasid, menambahkan atas terjadinya perluasan ini terdapat 52 jiwa terdampak dari asap kebakaran tersebut. Sebagai tindaklanjut situasi itu pemerintah daerah telah melakukan evakuasi kedaruratan guna memastikan keamanannya.

"Teman-teman Puskesmas, teman-teman camat, setempat kepala desanya juga terus berjuang sampai saat ini masih juga memantau. Bahkan telah puluhan warga seilkitar dievakuasi," ujar dia.

Kemudian, pihaknya kini telah meningkatkan status penanggulangan kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk dari siaga menjadi tanggap darurat sebagai mengoptimalkan upaya penanganan di lapangan. "Kita tetapkan bahwa ini sudah masuk kategori darurat, karena ini menyangkut masalah kesehatan masyarakat, menyangkut juga risiko," ucap dia. ils/I-1

  • BNPB
  • Kebakaran TPA Jatiwaringin

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Pemprov Jabar Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bertekad Perkuat Komitmen Keamanan

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.