12 Excavator KKP Keruk Sedimentasi Tambak di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Minggu, 05 Jul 2026, 10:50 WIB

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengerahkan 12 unit excavator untuk mempercepat pengerukan sedimentasi tambak dan normalisasi saluran di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kawasan budi daya yang tertimbun lumpur pascabanjir dan longsor akhir tahun lalu.

Bantuan alat berat tersebut disalurkan ke Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fokus utama pengerjaan adalah pembersihan material lumpur, rehabilitasi jaringan irigasi, dan perbaikan tambak/kolam masyarakat pembudidaya.

Ket. Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengerahkan 12 unit excavator untuk mempercepat pengerukan sedimentasi tambak dan normalisasi saluran di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra — Sumber: Antara

“Bantuan excavator ini bukan sekadar dukungan alat berat, tetapi bagian dari upaya mempercepat bangkitnya aktivitas usaha pembudi daya di daerah terdampak bencana,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu di Jakarta, Minggu (5/7)

Tebe menjelaskan, sedimentasi menjadi persoalan utama yang membuat tambak tidak bisa difungsikan. Dengan adanya excavator, proses pengerukan yang sebelumnya dikerjakan manual kini bisa dipercepat.

“Ketika tambak/kolam dan saluran air pulih dari sedimentasi, maka harapan pembudi daya untuk kembali berproduksi juga ikut pulih. Inilah yang ingin kita dorong, agar roda ekonomi daerah terus bergerak,” lanjutnya.

Direspons Positif Pemda

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, Syafrizal, mengapresiasi bantuan tersebut. Ia menyebut sedimentasi akibat banjir bandang membuat banyak tambak masyarakat di sejumlah kabupaten/kota di Aceh tidak produktif.

“Alhamdulillah, bantuan excavator dari KKP ini sangat bermanfaat, terutama untuk normalisasi saluran, mengatasi sedimentasi, serta mendukung rehabilitasi tambak/kolam masyarakat yang terdampak bencana. Masyarakat memang sangat membutuhkan percepatan pemulihan infrastruktur ini,” ujar Syafrizal.

Selain untuk pemulihan, keberadaan excavator juga disiapkan untuk kesiapsiagaan. Alat berat ini dapat segera digunakan jika terjadi kerusakan kembali pada saluran dan fasilitas budi daya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen, Muhammad Jafar. Ia menyebut kerusakan di kawasan tambak dan muara Bireuen cukup parah sehingga tidak mungkin ditangani secara manual.

“Bantuan excavator ini rahmat bagi kami. Banyak tambak/kolam rusak dan tidak mungkin dikerjakan secara manual. Dengan alat berat ini, kami berharap normalisasi tambak/kolam dan saluran bisa lebih cepat dilakukan, sehingga masyarakat pembudi daya bisa kembali berusaha,” ungkap Muhammad Jafar.

Melalui pengerahan 12 excavator ini, KKP menargetkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi sarana budi daya di wilayah terdampak dapat segera rampung. Dengan begitu, produksi perikanan budi daya di Sumatera bisa kembali normal dan mendukung pemulihan ekonomi daerah.

  • Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
  • bencana sumatra
  • Pemulihan Pascabencana

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.