Kasus Flu Burung Mematikan Melonjak dan Menyebar Lokal di Australia

Rabu, 29 Jul 2026, 20:23 WIB

CANBERRA - Pihak berwenang di Australia Selatan (SA) menyatakan bahwa kemungkinan besar flu burung H5N1 sedang menyebar secara lokal, setelah melaporkan 11 kasus baru yang diduga terinfeksi jenis virus mematikan tersebut.

Menteri Industri Primer dan Pembangunan Regional Negara Bagian Australia Selatan Clare Scriven mengatakan kepada para wartawan pada Rabu (29/7) waktu setempat bahwa seluruh kasus baru tersebut terdeteksi pada burung dara-laut jambul, dengan tujuh kasus ditemukan di Australia Selatan bagian tenggara dan empat kasus lainnya di Pulau Kangaroo, sekitar 120 km dari pesisir Adelaide.

Ket. Foto: — Sumber: Ewan Auld

Jika terkonfirmasi, kasus baru tersebut akan meningkatkan total kasus di Australia Selatan menjadi 25 dan jumlah kasus nasional menjadi 38 sejak galur tersebut pertama kali terdeteksi di daratan utama Australia pada Juni lalu.

Scriven mengatakan bahwa sangat besar kemungkinan kasus-kasus baru tersebut mencerminkan penularan lokal galur virus tersebut. Galur itu telah menyebabkan kematian jutaan unggas dan menginfeksi lebih dari 100 spesies mamalia.

"Situasi ini memang mengkhawatirkan, tetapi tidak di luar dugaan. Kami telah mengetahui bahwa ketika flu burung pada akhirnya memasuki Australia, virus tersebut akan menyebar," ujar Scriven.

"Apa yang telah kita saksikan di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa kita tidak dapat menghentikan penyebaran flu burung H5, dan, tentu saja, di setiap benua lain di dunia telah terjadi penularan lokal," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Australia Selatan pada Senin (27/7) melaporkan tujuh kasus baru pada burung dara-laut jambul yang ditemukan di Australia Selatan bagian tenggara.

Terlepas dari lonjakan kasus tersebut, Scriven mengatakan bahwa hingga saat ini galur H5N1 belum terdeteksi pada unggas komersial di mana pun di Australia.

Dia mengatakan bahwa tur wisata pantai di Seal Bay, Pulau Kangaroo, akan dihentikan sementara guna membantu melindungi populasi anjing laut setempat.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.