Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayawijaya Dorong 328 Kampung Budi Daya Pangan Lokal demi Ketahanan Pangan.

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 10:21 WIB | Oleh:
Pemkab Jayawijaya Dorong 328 Kampung Budi Daya Pangan Lokal demi Ketahanan Pangan. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Jayawijaya Atenius Murib memegang betatas di kedua tangannya usai ikut memanen di Kampung Taganek, Distrik Yalengga Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong masyarakat 328 kampung melakukan budi daya pangan lokal guna mendukung ketahanan pangan daerah.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu, mengatakan kawasan di daerah ini sangat luas sehingga masyarakat harus dapat memanfaatkannya untuk menanam komoditas pangan lokal.

“Pangan lokal seperti betatas, singkong, dan berbagai jenis umbi-umbian, menjadi kekuatan kita dalam menjaga ketahanan daerah maupun nasional,” katanya.
Menurut dia, dengan masyarakat kembali menanam berbagai jenis umbi-umbian di lahannya maka tidak tergantung terhadap pangan nasional seperti beras.

“Makanan-makanan tradisional seperti betatas, singkong, sangat baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena makanan rendah gula dan sehat bagi tubuh,” ujarnya.

Dia menjelaskan dengan masyarakat menanam umbi-umbian secara baik, maka keterlambatan distribusi beras ke wilayah Jayawijaya Papua Pegunungan tidak akan mengganggu konsumsi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat di 328 kampung untuk dapat kembali ke kampung, menanam umbi-imbian karena sebagai makanan pokok pengganti nasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” katanya.

Dia menambahkan sejak dulu di kawasan Jayawijaya masyarakat menanam secara alami, tidak pernah menggunakan pupuk apapun, sehingga kualitas hasil perkebunan dan pertanian sangat berbeda dengan daerah lainnya.

“Kami di wilayah Papua Pegunungan rata-rata dalam menanam sayuran, buah-buahan, maupun umbi-umbian, tidak pernah menggunakan pupuk, sehingga hasilnya sangat sehat, luar biasa dan rasanya pun alami serta menyegarkan,” ujarnya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Idawari Waromi melihat dan memanen betatas di Kampung Taganek, Distrik Yalengga, Kabupaten Jayawijaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
  • Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
    Preview komentar:
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
  • Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif
    Preview komentar:
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.