Duel Ronaldo vs Modric, Satu Legenda Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Jumat, 03 Jul 2026, 00:10 WIBTORONTO â Kota Toronto akan mengucapkan selamat tinggal kepada rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 pada Jumat (3/7) dini hari WIB. Namun, bukan hanya kota tuan rumah yang bersiap melepas sebuah momen bersejarah. Laga babak 32 besar antara Portugal dan Kroasia juga berpotensi menjadi penutup perjalanan salah satu dari dua ikon terbesar sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo atau Luka ModriÄ.
Selama bertahun-tahun, setiap turnamen besar selalu diiringi pertanyaan yang sama: apakah ini akan menjadi penampilan terakhir Ronaldo atau Modric? Kini, pertanyaan tersebut kembali mengemuka menjelang duel hidup-mati di Toronto Stadium.
Pertandingan ini bisa menjadi bab terakhir bagi salah satu legenda yang telah mewarnai sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.
Sehari menjelang pertandingan, atmosfer di Toronto sudah dipenuhi semangat para pendukung kedua tim. Jersey Ronaldo dan Modric tampak menghiasi jalanan kota, berdampingan dengan warga Kanada yang tengah merayakan Hari Nasional atau Canada Day.
Antusias suporter Portugal bahkan sempat menyebabkan kemacetan di salah satu jalan raya utama kota. Mereka berkumpul demi melihat bus tim yang membawa para pemain menuju lokasi latihan.
Baik Portugal maupun Kroasia belum menunjukkan performa sempurna sepanjang fase grup. Portugal tampil inkonsisten, sedangkan Kroasia sempat memperlihatkan kelemahannya ketika kalah dari Inggris pada laga pembuka.
Karena itu, pertandingan ini dinilai sulit diprediksi. Meski demikian, satu hal yang hampir pasti adalah atmosfer luar biasa yang akan tercipta di stadion.
Suporter Kroasia sebelumnya sukses mengubah sebagian kawasan Toronto menjadi lautan merah-putih ketika tim mereka menghadapi Panama di fase grup.
Pelatih Portugal, Roberto MartÃnez, menilai Ronaldo dan Modric telah melampaui penilaian publik mengenai usia.
"Kami berbicara tentang pemain yang berada di atas opini publik. Mereka istimewa karena mampu bertahan di level tertinggi dalam waktu yang sangat lama."
Martinez kemudian membandingkan dua pemain yang sama-sama telah memasuki usia kepala empat tersebut. "Luka Modric sudah berusia lebih dari 40 tahun dan masih memainkan banyak pertandingan penting. Hal yang sama juga berlaku untuk kapten kami. Bagi siapa pun yang membicarakan usia, usia hanyalah angka."
Pujian serupa datang dari kiper Kroasia, Dominik LivakoviÄ. Menurutnya, Ronaldo dan Modric merupakan dua sosok yang telah meninggalkan warisan besar dalam sejarah sepak bola. "Mereka adalah dua raksasa sepak bola yang telah memberikan jejak luar biasa."
Namun, Livakovic menegaskan fokus timnya tetap satu. "Saya dan seluruh tim akan melakukan segalanya agar Luka bisa melanjutkan perjalanannya."
Modric, yang akan berusia 41 tahun pada September mendatang, mengakui dirinya telah memasuki fase akhir karier bersama tim nasional. Sementara itu, Ronaldo sudah lebih dulu menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya di turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Kedua pemain memiliki hubungan yang sangat dekat. Mereka pernah menjadi rekan setim di Real Madrid pada periode 2012 hingga 2018 dan bersama-sama mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk beberapa trofi Liga Champions.
Ronaldo pernah menyebut selalu menikmati permainan Modric, sedangkan gelandang Kroasia itu menggambarkan mantan rekannya sebagai sosok luar biasa dengan hati yang besar.
Kini, persahabatan tersebut untuk sementara harus dikesampingkan. Saat peluit akhir dibunyikan di Toronto, salah satu dari dua legenda itu dipastikan mengakhiri perjalanan Piala Dunia yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.
Bagi Martinez, warisan keduanya jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan. "Yang terpenting adalah apa yang mereka berikan kepada tim dan bagaimana mereka menjadi teladan di ruang ganti. Luka Modric adalah panutan bagi jutaan atlet muda, begitu pula Cristiano Ronaldo. Umur panjang mereka di sepak bola telah menjadikan keduanya ikon sejati olahraga ini."
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kolombia vs Kongo DR: Los Cafeteros Bidik Tiket 32 Besar, Leopards Incar Sejarah Baru
-
Lamine Yamal Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Lampaui Rekor Lionel Messi Usai Bobol Arab Saudi
-
Hasil Piala Dunia: Mesir Petik Kemenangan Perdana, Tundukkan Selandia Baru 3-1
-
Piala Dunia, Hujan Deras Membuat Laga Seru Prancis dan Irak Harus Ditunda
-
Ceko vs Meksiko: Tuan Rumah Bidik Sapu Bersih, Ceko Berjuang Hidupkan Peluang Lolos
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.