Kapolda Kalsel Canangkan Tanah Laut Jadi Sentra Jagung, Target Produksi 10 Ton per Hektare untuk Pasok Pakan Ternak
Selasa, 30 Jun 2026, 04:00 WIBPelaihari - Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan bersama Gubernur Muhidin dan forkopimda setempat, mencanangkan Kabupaten Tanah Laut sebagai sentra jagung untuk memasok kebutuhan pakan ternak.
"Tanah Laut ditarget menghasilkan panen jagung hingga 10 ton per hektare," kata Yudha saat pencanangan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (29/6).
Dengan ketersediaan lahan tanam mencukupi, Yudha optimis Tanah Laut menjadi percontohan produksi jagung yang hasil panennya dapat memenuhi kebutuhan daerah.
Dia mengakui saat ini Kalsel hanya bisa memenuhi sekitar 25 persen produksi jagung dari kebutuhan.
Oleh karena itu, dengan meningkatkan lahan tanam maka menjadi peluang besar bagi petani melakukan budidaya jagung dengan potensi pendapatan lebih besar.
Apalagi saat ini petani tidak perlu khawatir lagi dengan harga jual, setelah Kapolda menginisiasi tabel rafaksi demi menjaga harga jagung di tingkat petani.
Kemudian untuk penyerapannya, Kapolda juga memerintahkan Pusat Koperasi Kepolisian (Puskoppol) Polda Kalsel dan seluruh polres jajaran bergerak membeli hasil panen petani.
Untuk memperkuat Tanah Laut yang telah ditetapkan sebagai sentra jagung, Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan lima unit alat dan mesin pertanian (alsintan) traktor untuk Polda Kalsel.
Alsintan itu akan digunakan petani jagung secara bergantian yang diatur Polres Tanah Laut agar merata sesuai kebutuhan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman mengungkapkan produksi jagung di Kalsel pada tahun 2025 tembus 155 ribu ton.
Capaian ini menjadi terbesar kedua di regional Kalimantan setelah Kalimantan Barat yang mampu memproduksi jagung 175 ribu ton.
Sedangkan tahun ini hingga Juni 2026, Kalsel telah mampu menghasilkan panen jagung 90 ribu ton.
"Lima daerah potensi untuk produksi jagung yakni Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Banjar dan Tapin," katanya pula.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
DPRD Kulon Progo Siap Mengawal Penataan Alun-alun Wates
-
Eks Menteri Pertahanan Tiongkok Dijatuhi Hukuman Mati Tangguhan Kasus Korupsi Militer
-
Tanah Laut Perkuat Produksi Jagung Lewat Penanaman Serentak
-
Cara Cek NIK di DTSEN 2025 untuk Lihat Status Penerima Bansos Kemensos
-
Pukau Penonton Jakarta, Konser NCT 127 Tampilkan Konsep VCR Setiap Transisi Lagu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.