Tanah Laut Perkuat Produksi Jagung Lewat Penanaman Serentak

Minggu, 08 Mar 2026, 18:15 WIB

Tanah Laut, Kalsel - Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel), memperkuat produksi jagung melalui penanaman serentak kuartal I 2026 sebagai langkah mendorong daerah tersebut kembali menjadi sentra produksi jagung di provinsi itu.

Kegiatan penanaman jagung dilaksanakan di Desa Banyu Irang Kecamatan Bati-Bati dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, serta kelompok tani guna memperluas lahan tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Ket. Foto: Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto bersama Kapolda Kalsel irjen Pol Rusyanto Yudha Hermawan dalam Kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan di Desa Banyu Irang Kecamatan Bati-Bati, beberapa waktu lalu. — Sumber: Antara

Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (8/3), mengatakan daerahnya memiliki sumber daya besar untuk kembali menjadi salah satu sentra produksi jagung di Kalimantan Selatan jika pemanfaatan lahan pertanian terus ditingkatkan.

"Pada 2020 Tanah Laut pernah memproduksi jagung dengan luas lahan 27.590 hektare, namun karena pandemi COVID-19 menyusut hingga sekitar 1.600 hektare dengan produksi sekitar 123.000 ton jagung," ujar Rahmat.

Dia menjelaskan penurunan luas tanam beberapa tahun terakhir juga dipengaruhi ketidakstabilan harga jual yang membuat sebagian petani enggan menanam jagung secara intensif.

Namun demikian, Rahmat menilai adanya kepastian harga jual dapat kembali mendorong minat petani untuk mengembangkan komoditas jagung dalam skala lebih luas.

"Namun, kita patut berbangga dengan Pak Kapolda yang beritikad memberikan harga standar beli senilai Rp4.000 sehingga kita optimistis apabila 2.000 hektare saja dari potensi yang ada bisa digarap dan memiliki 10.000 hektare per tahun maka produksi bisa mencapai 200.000 ton," katanya.

Sementara itu Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan jajaran kepolisian turut mendorong pengembangan budidaya jagung untuk mendukung program swasembada pangan nasional.

"Polda Kalsel mendapat target dari Polri untuk menanam sekitar 1.431 hektare jagung dan saat ini kami telah memiliki 2.052 hektare lahan dengan sekitar 900 hektare yang sudah ditanam," ujar Yudha.

Menurut dia, dengan pengelolaan yang optimal produktivitas jagung di Kalimantan Selatan dapat mencapai sekitar delapan hingga sembilan ton per hektare sehingga berpotensi meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.