Penurunan Elevasi Waduk Wonorejo Tidak Mengganggu Pasokan Air Baku

Senin, 29 Jun 2026, 23:15 WIB

Tulungagung - Perum Jasa Tirta (PJT) I memastikan penurunan elevasi air yang terjadi di Bendungan Wonorejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pada awal musim kemarau ini tidak mengganggu pasokan air baku maupun kebutuhan irigasi masyarakat.

"Kami pastikan kondisi ini tidak mengganggu kebutuhan air baku maupun irigasi masyarakat," kata Kepala Sub Divisi Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Sungai Brantas 2 PJT I, Nina Meitasari di Tulungagung, Senin.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Ia mengungkapkan elevasi muka air Bendungan Wonorejo saat ini memang sudah turun, berada di angka 169,74 mdpl (meter di atas permukaan laut) dari sebelumnya saat hujan bisa mencapai elevasi 180 mdpl. Namun, ia memastikan penurunan saat ini masih dalam tataran wajar.

Menurut Nina, PJT I telah mengantisipasi musim kemarau dengan mengoptimalkan pengisian waduk pada musim hujan melalui rencana alokasi air tahunan. Cadangan air tersebut kemudian dimanfaatkan secara bertahap selama musim kemarau.

Ia mengatakan ketersediaan air di Bendungan Wonorejo masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bahkan berdasarkan hasil simulasi, waduk tetap mampu melayani kebutuhan air hingga akhir 2026, meski tidak terdapat aliran air masuk (inflow).

"Kami tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air baku dan irigasi bagi masyarakat Tulungagung dan sekitarnya," ujarnya.

Berdasarkan proyeksi PJT I, elevasi muka air Bendungan Wonorejo diperkirakan terus menurun hingga sekitar 154 meter sebelum kembali meningkat saat memasuki musim hujan pada akhir tahun.

Bendungan Wonorejo saat ini memasok kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian seluas lebih dari 7 ribu hektare di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.