Normalisasi Irigasi di Indramayu Ditargetkan Selesai dalam Tiga Bulan

Sabtu, 31 Jan 2026, 22:35 WIB

Indramayu - Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat menargetkan normalisasi saluran irigasi di wilayah perkotaan dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan normalisasi dilakukan menyusul kondisi saluran irigasi yang mengalami pendangkalan serta dipenuhi eceng gondok sehingga menghambat aliran air.

Ket. Foto: Pemkab Indramayu saat meninjau kondisi saluran irigasi untuk kegiatan normalisasi di Indramayu, Jawa Barat. — Sumber: Antara

“Saluran ini sudah lama tidak optimal karena sedimentasi dan eceng gondok yang menumpuk,” kata Lucky di Indramayu, Sabtu.

Ia menyebut sejumlah saluran irigasi yang menjadi prioritas penanganan berada di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pembangunan, yang kerap terdampak genangan saat hujan deras.

Menurut Lucky, eceng gondok yang tidak segera ditangani dapat memperparah risiko banjir di wilayah perkotaan Indramayu.

“Kalau eceng gondok ini dibiarkan, banjir di Indramayu bisa semakin parah,” ujarnya.

Ia menjelaskan saluran irigasi tersebut menampung aliran air dari permukiman warga, namun saat ini alirannya tidak berjalan optimal akibat pendangkalan.

Kondisi tersebut, lanjut dia, membuat kapasitas tampung air berkurang sehingga berpotensi meluap ke lingkungan sekitar ketika curah hujan tinggi.

Oleh karena itu, Pemkab Indramayu mulai melakukan pengerukan saluran hingga kedalaman sekitar 2,5 meter agar fungsi drainase kembali maksimal.

“Kami ingin sistem drainase kota benar-benar berfungsi, penanganannya dilakukan bertahap sesuai skala prioritas,” katanya.

Selain persoalan sedimentasi, Lucky juga menyoroti keberadaan bangunan liar yang berdiri di atas saluran irigasi dan mempersempit aliran air.

Ia menegaskan saluran air tidak boleh dimanfaatkan sebagai tempat mendirikan bangunan, karena dapat mengganggu fungsi utama drainase.

“Kita akan tertibkan secara humanis, tetapi tetap tegas karena ini untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, banjir dilaporkan merendam sejumlah kawasan di Kabupaten Indramayu akibat tingginya intensitas hujan sejak Selasa (27/1), dengan BPBD setempat mencatat sekitar 2.771 rumah di 11 desa dan kelurahan terdampak.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.