Cegah Depresi dan Bullying, Pemkab Bulungan Latih Mental Ratusan Pelajar Hadapi Tekanan Digital!
Jumat, 24 Jul 2026, 02:51 WIBTANJUNG SELOR -Â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar seminar kesehatan mental bagi 350 pelajar dan anggota Forum Anak Daerah di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Kamis (23/7).
Seminar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) itu mengangkat tema tentang kesehatan mental dan isu sosial.
âSub temanya adalah pentingnya melatih mental health remaja,â ujar Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bulungan Andriana di Tanjung Selor, Kamis.
Ia menyebutkan peserta kegiatan terdiri dari pengurus Forum Anak Daerah (FAD) mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa/kelurahan.
âJuga dari perwakilan sekolah tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MAN dengan peserta berjumlah sebanyak 350 orang,â katanya.
Melalui seminar ini, dia mengharapkan remaja memahami pentingnya menjaga mental, mengenal tanda-tanda gangguan mental serta memiliki keterampilan tentang tata cara melatih mental yang sehat dan tangguh dalam menghadapi berbagai isu sosial, seperti perundungan, tekanan akademik, dan dampak digitalisasi.
âTujuan seminar ini adalah meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan mental dan isu sosial, membekali remaja dengan strategi mengelola stres, kecemasan dan tekanan sosial serta mengurangi stigma negatif terhadap kesehatan mental di lingkungan sekolah atau masyarakat,â ujarnya.
Seminar kesehatan mental dan isu sosial untuk remaja ini dinilai penting oleh Pemkab Bulungan sebab remaja aset bangsa dan penentu masa depan.
Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika isu sosial, katanya, saat ini remaja dihadapkan pada tekanan yang luar biasa, baik lingkungan keluarga, sekolah maupun media sosial.
Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Kesehatan, satu dari tiga remaja di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental ringan hingga sedang.
âMelatih ketahanan mental sejak dini bukan lagi sebuah pilihan. Melainkan sebuah urgensi dan kebutuhan demi menyelamatkan generasi emas kita. Sebab, kurangnya pemahaman tentang mental health menyebabkan stigma bullying hingga perilaku menyimpang,â katanya.
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan  seminar ini menjadi ajang untuk mendapatkan informasi, pengalaman dan ilmu membangun kualitas diri.
âMasa depan Kabupaten Bulungan lima sampai sepuluh tahun ke depan ada di tangan adik-adik semuanya dan harus disiapkan sejak dini, sejak hari ini,â ujarnya.
Ia mengatakan syarat utama dalam menggapai masa depan secara maksimal tentunya dipastikan diri harus sehat, baik jasmani maupun rohani.
âKarena kita sangat menyadari bahwa anak-anak Kabupaten Bulungan, adik-adik kita yang ada di ruangan ini adalah aset berharga masa depannya Kabupaten Bulungan,â tuturnya.
- kesehatan mental remaja
- pemkab bulungan
- dp3ap2kb bulungan
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.