- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Mesti Jadi Ruang P...
Jakarta Mesti Jadi Ruang Penuh Ide bagi Anak-anak
Jumat, 24 Jul 2026, 03:55 WIBJAKARTA â Jakarta harus dapat menjadi kota yang memberi ruang kreativitas anak-anak untuk membentuk generasi berkarakter dan mencintai budaya. âJakarta juga mesti ramah anak,â tandas Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno, Kamis (23/7).
Dia mengungkapkan ini mennaggapi Hari Anak Nasional (HAN). Dalam rangka HAN diselenggarakan âCultura & Children Global Symposium 2026.â Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang kreatif, berkarakter, serta mencintai budaya.
âIni menunjukkan komitmen Jakarta membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menjadi kota budaya, kota global yang inklusif, sekaligus kota yang ramah bagi anak,â ujarnya.
Wagub Rano menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mendorong agar CULTURA menjadi agenda tahunan menuju Festival CULTURA 2027. Selain menjadi ruang pengembangan karakter anak, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat diplomasi budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata Jakarta.
Menurut Rano, melalui Children Global Symposium, anak-anak dari berbagai latar belakang dapat berdiskusi mengenai berbagai isu, mulai dari lingkungan, keadilan, hingga masa depan. Karena itu, anak perlu diberi ruang untuk menyampaikan gagasan dan aspirasinya sebagai bagian dari proses pembangunan.
âAnak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus diberi ruang untuk menyampaikan gagasan dan aspirasinya,â tegasnya.
Wagub juga mengapresiasi kolaborasi Kementerian Kebudayaan, Keana Production, dan berbagai mitra dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menandaskan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat akan terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak ruang kreatif bagi anak-anak.
Wagub berharap semangat CULTURA tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini, melainkan terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah anak. Momentum ini harus menjadi langkah nyata mewujudkan Friendly City for Children, di mana setiap anak merasa aman, didengar, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
âKalau kita mampu menyiapkan generasi yang kreatif, toleran, dan berkarakter mulai hari ini, masa depan Jakarta sebagai kota global akan berada oleh tangan-tangan yang tepat,â pungkasnya.
Sebagai informasi, CULTURA tahun ini bertema The Future is Us: Leaders, Builders, and Believers. Tujuannya, mengajak untuk lebih mendengar suara anak, memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpendapat, berkarya, dan mengambil peran.
Acara dihadiri delegasi anak dan remaja dari Indonesia maupun dari 15 negara sahabat, seperti Kanada, Bulgaria, Meksiko, Jerman, Polandia, Kroasia, Belanda, Norwegia, Austria, dan Inggris.
Hak-hak
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi Jakarta menjadikan peringatan HAN 2026 sebagai pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan mendapat perlindungan atau terlindungi.
âKita sama-sama berkomitmen melalui momentum HAN untuk senantiasa mendampingi anak. Semua kegiatan berorientasi pada kepentingan anak agar hak anak-anak terpenuhi,â kata Kepala Dinas PPAPP Provinsi Jakarta, Dwi Oktavia.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada anak, Pemprov Jakarta terus memperkuat berbagai kebijakan yang mendukung tumbuh kembang mereka. Berbagai program yang telah dijalankan antara lain penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Program Pemutihan Ijazah, pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun, dan Program Sekolah Swasta Gratis di 103 sekolah.
Kemudian, pembangunan 324 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), serta penyediaan layanan daycare dan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak yang beroperasi selama 24 jam. âKita harus bersama-sama, melindungi anak tidak hanya di keluarga, tapi juga sekolah, dan membangun karakter anak,â jelasnya.Â
Dinas PPAPP memperingati HAN ke-42 Tingkat Provinsi di Balai Kota Jakarta, Senin (20/7). Mengusung tema âLindungi dan Wujudkan Generasi Tanggung Berdaya,â peringatan HAN tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang mengajak anak-anak belajar sambil bermain melalui permainan tradisional dan perlombaan bermain gembira. wid/Ant/G-1
- Anak-anak
- Hari Anak Nasional
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Sedikitnya 35 Orang Meninggal Akibat Gempa Bumi M7,8 di Filipina Selatan
-
Ebola 'Sapu' Wilayah Kongo dan Uganda, Korban Jiwa Terus Bertambah
-
Menyambut Hari Anak Nasional, Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam ke 50.000 Ibu dan Bayi Demi Lindungi Hak Anak Tumbuh Optimal.
-
Biaya Produksi Naik, Petani Diimbau Hemat Pupuk dan Pestisida
-
Ditolak Masuk AS, FIFA Coret Wasit Somalia dari Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.