Kontes Durian Menjadi Jalan Bagus untuk Promosi Produk Unggulan
Minggu, 28 Jun 2026, 22:30 WIBBANGKA â Durian di mana-mana sangat digemari dan menjadi produk unggulan. Demikian juga bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pemkab membantu mempromosikan komoditas durian lokal melalui kontes agar semakin dikenal masyarakat dan penggemar durian.
"Kontes seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga langkah nyata untuk mengenalkan durian lokal ke pasar yang lebih luas," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Minggu.
Kontes durian lokal yang dilaksanakan bersama Pemerintah Desa Tuik, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat merupakan kontes tahunan yang pada tahun 2026 sudah memasuki kali ketiga kegiatan ini berlangsung.
Ajang tersebut menjadi wadah bagi para petani untuk menampilkan produk durian unggulan dari Desa Tuik agar semakin dikenal masyarakat luas.
Pada tahun 2026, kontes durian diikuti 17 peserta yang sudah melalui tahapan seleksi dan verifikasi untuk memastikan asal durian memang merupakan hasil kebun warga di Desa Tuik.
Selama ini, Desa Tuik dikenal menjadi salah satu desa penghasil durian lokal berkualitas unggul. Dengan adanya kontes yang digelar secara rutin tahunan pada saat musim panen durian, maka diharapkan mampu memotivasi para pemilik pohon durian terus menjaga kualitas.
Sebagai salah satu sentra durian, pemerintah desa meminta warga pemilik pohon durian untuk menjaga kualitas sekaligus melestarikan kekayaan plasma nutfah (materi genetik tumbuhan yang membawa sifat keturunan dan berfungsi sebagai bahan dasar untuk pemuliaan, konservasi, serta pengembangan varietas baru) durian lokal.
"Durian telah menjadi salah satu identitas Kabupaten Bangka Barat, melalui kontes seperti ini kami yakin akan mampu mengangkat durian lokal kita terus ke kancah nasional," ujarnya.
Ia mengajak para pemenang untuk kembali menunjukkan kualitas durian terbaiknya pada Kontes Durian Lokal Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026 yang akan digelar di Lapangan Bola Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada 9 Juli 2026.
Kepala Desa Tuik Suderajat menyambut antusias penyelenggaraan kontes durian yang telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut ini.Â
"Kami mengapresiasi Pemkab Bangka Barat yang terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kontes, Insyaallah tahun depan kami laksanakan lebih meriah," katanya.
Proses penilaian dalam kontes durian ini dilakukan secara profesional oleh tiga juri yang berkompeten di Kabupaten Bangka Barat. Masing-masing durian dinilai berdasarkan sejumlah aspek penting, mulai dari cita rasa, tekstur daging, ketebalan daging buah, warna, aroma, hingga kualitas keseluruhan.
Dari hasil penilaian tersebut, durian Panca Sona milik Gito berhasil meraih juara pertama, diikuti durian Karmelo milik Iin Parlian dan juara tiga diraih durian Aligator milik Hanafi.
Keberhasilan penyelenggaraan kontes ini diharapkan semakin mendorong semangat para petani untuk terus menghasilkan durian berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat posisi Desa Tuik sebagai salah satu sentra durian unggulan di Kabupaten Bangka Barat.Â
Selain itu, ajang ini bukan sekadar ajang kompetisi. Namun, merupakan pembuktian bahwa durian lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing dan berpotensi menjadi komoditas unggulan yang mengangkat nama daerah hingga tingkat nasiona
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.