Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Maluku Pantau Program Cetak Sawah Rakyat di Enam Desa untuk Percepat Swasembada Pangan

Jumat, 26 Jun 2026, 10:01 WIB

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku melakukan monitoring pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di enam desa sebagai upaya memastikan percepatan perluasan lahan pertanian produktif untuk mendukung swasembada pangan.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, pelaksanaan program di enam desa di Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur tersebut terus berjalan dan mendapat dukungan masyarakat setempat. Pembukaan lahan sawah baru itu diharapkan dapat meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Seram Bagian Timur,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan, di Ambon, Kamis.

Ket. Foto: Lahan di salah satu desa di seram timur, Maluku, yang disiapkan untuk cetak sawah untuk memperkuat ketahanan pangan. — Sumber: Antara Foto

Monitoring yang dilakukan tim BBRMP Maluku mencakup Desa Waisamet, Waimatakabo, Aki Jaya, Banggoi Pancoran, Jakarta Baru, dan Sumber Agung. Program CSR di Kecamatan Bula Barat ditargetkan mencapai luas 1.702,433 hektare.

Kegiatan monitoring turut didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Iwan Rumarubun dan Tamiran, yang selama ini mengawal pelaksanaan program mulai dari identifikasi lahan, pendampingan kelompok tani hingga pelaksanaan teknis di lapangan.

“Kehadiran penyuluh dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Selain penyuluh, sejumlah petani dan perwakilan kelompok tani juga ikut dalam kegiatan tersebut, di antaranya Jumari dari Kelompok Tani Budidaya, Solekan dari Kelompok Tani Sumber Makmur, Ahmad Rifai dari Kelompok Tani Sri Rezeki, serta Rinto Anamsur dari Kelompok Tani Aki Jaya Makmur.

Para petani menyatakan komitmennya mendukung dan menyukseskan Program Cetak Sawah Rakyat sebagai langkah meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, program CSR di Kecamatan Bula Barat diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan sektor pertanian serta mendukung target swasembada pangan nasional,” ucapnya.

  • Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP)

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.