Melalui Program Longevity 5.0, Kita Manfaatkan Layanan Kesehatan Jangka Panjang
Rabu, 24 Jun 2026, 21:00 WIBJAKARTA - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat terus meningkat, namun tantangan terbesar justru terletak pada konsistensi menjalankan gaya hidup sehat dalam keseharian. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, layanan kesehatan pun mulai bertransformasi dari pola kuratif menjadi preventif.
Zeroage.life, divisi longevity dari Borderless Healthcare Group (BHG), memimpin berbagai inisiatif longevity di Indonesiaâpasar kesehatan terbesar di Asia Tenggaraâmelalui dua platform andalannya: SheSpan.life dan Longevity.men.
Pendiri dan Chairman BHG, Dr. Wei Siang Yu menyatakan pihaknya sangat antusias untuk menerapkan teknologi cloud Longevity 5.0 di berbagai klinik, resor, dan hunian di seluruh Indonesia.
"Dengan kolaborasi antara spesialis longevity lokal dan global, kami siap mendukung pria dan wanita di setiap tahap kehidupan mereka. Inilah yang kami sebut sebagai 'Continuum of Longevity Experiences' (CLE)âsebuah terobosan yang mengubah intervensi longevity konvensional yang terbatas di klinik menjadi model pengelolaan kesehatan yang dapat diakses di mana saja. CLE mengintegrasikan ilmu pengetahuan mendalam, pengobatan presisi berbasis data, dan kolaborasi lintas spesialisasi untuk mendukung perjalanan optimalisasi rentang kesehatan setiap klien, tanpa terikat lokasi," katanya di Jakarta, Rabu (24/6).
Ia juga menambahkan program Longevity 5.0 dirancang berdasarkan protokol yang dipimpin langsung oleh dokter spesialis, sehingga berbeda dengan program konvensional yang umumnya diinisiasi oleh dokter umum. Program ini dapat difokuskan berdasarkan gender maupun organ tertentu, memungkinkan transformasi kesehatan yang lebih mendalam dan melengkapi intervensi longevity konvensional.
Sedangkan, Chief Development Officer Zeroage.life, Dr. Yvonne Wong mengatakan integrasi antara kerangka CLE melalui platform cloud terpadu dan pengembangan protokol multi-spesialisasi menandai era baru Longevity 5.0, terutama dengan dukungan kecerdasan buatan (AI).
"Kami berada di persimpangan antara perawatan preventif (wellcare) dan kuratif (sickcare), di mana penerapan ilmu longevity dan keahlian spesialis dapat bersifat preventif sekaligus terapeutik. Melalui Longevity.men dan SheSpan.life, kami menerapkan pendekatan ini untuk menangani berbagai patologi dan transisi hormonal pada pria dan wanitaâtermasuk infertilitas, andropause, dan menopauseâdari sudut pandang baru Longevity 5.0," katanya.
Sementara itu, Aktor Samuel Rizal menilai pendekatan pencegahan harus menjadi fokus utama dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang.
âPreventif itu penting karena gaya hidup memang harus dijaga. Sekarang teknologi makin canggih, banyak orang sudah tahu soal fitness dan healthy lifestyle, tapi tidak semua benar-benar menjalankannya. Tahu, tetapi belum tentu melakukan,â ujarnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan tren global di sektor kesehatan yang kini semakin menitikberatkan pada pencegahan penyakit, peningkatan kualitas hidup, dan pengelolaan kesehatan jangka panjang melalui dukungan teknologi digital.
Indonesia pun mulai memasuki babak baru layanan kesehatan preventif dengan hadirnya Longevity 5.0, sebuah pendekatan kesehatan jangka panjang berbasis artificial intelligence (AI), cloud computing, dan pengobatan presisi yang dirancang untuk membantu masyarakat hidup lebih sehat, lebih lama, dan tetap produktif.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Korut Uji Bom Tandan dalam Peluncuran Misil Balistik Terbaru
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Jakarta Diselimuti Awan Tebal
-
BMHS Bangun Fasilitas Skybridge untuk Tingkatkan Mobilitas Pasien dan Tenaga Medis
-
Cuaca Jakarta Hari Ini: Pagi hingga Siang Berawan Tebal, Sore Hujan Ringan
-
Pemkot Bengkulu Usul Gepeng Ikut Sekolah Rakyat
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.