- Home
-
- Megapolitan
-
- Kolaborasi Bapas Jaktim da...
Kolaborasi Bapas Jaktim dan Dompet Dhuafa: Bekali Klien Pemasyarakatan Jadi Barista Andal
Rabu, 24 Jun 2026, 15:25 WIBJAKARTA - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Timur bersama Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar pelatihan barista bagi klien pemasyarakatan. Program tersebut bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis sebagai modal untuk meningkatkan peluang kerja dan membangun usaha mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Sebanyak 20 klien pemasyarakatan mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 23-25 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong reintegrasi sosial agar peserta dapat kembali berdaya dan produktif di tengah masyarakat.
Kepala Bagian Pembinaan Dhuafa LPM Dompet Dhuafa, Tubagus Iim Nurohim, mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan untuk meningkatkan kemandirian para klien pemasyarakatan. Menurutnya, keterampilan kerja menjadi bekal penting dalam membuka peluang kehidupan yang lebih baik.
"Ini merupakan ikhtiar kami untuk membantu klien pemasyarakatan untuk melatih kemandirian dan mendorong reintegrasi di masyarakat," ujar Tubagus Iim Nurohim.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa (Kasi BKD) Bapas Kelas I Jakarta Timur, Ini Nengah Widayanti Utara, yang mewakili Kepala Bapas Kelas I Jakarta Timur. Ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Bapas dan Dompet Dhuafa dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif.
Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi langkah penting untuk memperkuat proses pembinaan bagi klien pemasyarakatan. Program yang berkelanjutan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta setelah kembali ke lingkungan sosialnya.
Selama tiga hari pelatihan, peserta memperoleh materi teori dan praktik seputar dunia perkopian. Materi yang diberikan meliputi pengenalan kopi, teknik brewing, pembuatan minuman berbasis espresso, hingga pelayanan kepada pelanggan.
Seluruh sesi pelatihan dipandu oleh instruktur profesional dari Madaya Coffee yang telah berpengalaman di industri kopi. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Salah satu peserta mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk memulai kehidupan baru setelah kembali ke masyarakat.
"Terima kasih atas pelatihannya. Ini jadi bekal saya, saat saya kembali pulang," ujar salah satu klien pemasyarakatan.
Kolaborasi antara Bapas Kelas I Jakarta Timur dan LPM Dompet Dhuafa diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, humanis, dan berdampak. Melalui keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu membuka lembaran baru kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan penuh harapan.
Sebagai informasi, Dompet Dhuafa merupakan lembaga filantropi Islam yang telah berkiprah selama 33 tahun dalam pemberdayaan masyarakat dhuafa melalui pendekatan budaya, filantropi, dan kewirausahaan sosial. Organisasi tersebut menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah, budaya, serta tanggung jawab sosial perusahaan.
- Pemberdayaan Masyarakat
- Jakarta Timur
- barista
- Dompet Dhuafa
- DMC Dompet Dhuafa
- LPM Dompet Dhuafa
- Balai Pemasyarakatan (Bapas)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
PBB Sahkan Resolusi Perbudakan Transatlantik Jadi Kejahatan Kemanusiaan
-
DPKP Kalsel Perkuat Pengendalian Hama untuk Jaga Produksi Padi
-
Presiden Prabowo Subianto Teken Perpres, Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen
-
Hebat Jateng Terbaik untuk Mengatasi Stunting
-
Mengembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo Surabaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.