Pertama di Asia Tenggara! RI Punya Lab Uji Cesium Buat Ekspor Udang ke AS

Jumat, 12 Jun 2026, 19:24 WIB

JAKARTA - Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi memiliki laboratorium (Lab) uji kontaminasi radioaktif produk perikanan, yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur baru-baru ini.

Lab Balai Uji Standar Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan atau BUSPM di bawah KKP itu telah terakreditasi ISO 17025. "Selain itu juga mendapatkan persetujuan BAPETEN selaku Nuclear Supervision Authority, serta memperoleh approval US FDA untuk melakukan uji beberapa parameter radioaktif termasuk Cs-137," tutur Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan atau Badan Mutu KKP, Ishartini, di Jakarta, Jumat (12/6).

Ket. Foto: Analis Lab melakukan pengujian kontaminasi Cesium-137 pada produk udang di Lab BUSPM KKP — Sumber: istimewa

Dia lalu menjelaskan bahwa lab penguji kontaminasi Cs-137 pada produk perikanan ini memang secara khusus dibangun oleh KKP untuk mendukung daya saing dan keberterimaan produk perikanan terutama udang ke berbagai negara utamanya Amerika Serikat (AS). Bahkan lab BUSPM ini menjadi satu - satunya di Indonesia dan yang pertama di Asia Tenggara.

"Lab BUSPM bisa menguji parameter mutu dan keamanan pangan baik bakteri, virus, kimia, logam berat, residu dan sekarang ditambah parameter radionuklida pangan asal ikan. Hasil uji lab bisa dipakai mengurus SMKHP (Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan-red) sebagai persyaratan ekspor di beberapa negara bersyarat bebas radioaktif misalnya Amerika Serikat," tutup Ishartini.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa Indonesia sanggup untuk menyelenggarakan sertifikasi bebas Cs-137 untuk memenuhi persyaratan US FDA. Sejak 31 Oktober 2025 sampai 11 Juni 2026 KKP telah berhasil mengawal ekspor udang ke AS sebanyak 4072 kontainer dengan sebanyak 3370 kontainer telah masuk pasar AS dengan volume 51.607 ton senilai Rp 8,78 Triliun.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Pemerintah Prioritaskan Pemulihan Infrastruktur Pascagempa NTT

Jelang Muktamar NU ke-35, Gubernur Banten Minta PWNU Jaga Kekompakan, Persiapan Arena Sudah 80 Persen

Uji Coba Gratis! Bus Listrik Canggih BRT Mebidang Resmi Mengaspal, Ini Rute Lengkapnya!

AS-Korsel Persingkat Latihan Militer Gabungan

Pecah Rekor! Pertama Kali dalam Sejarah, Paripurna HUT Jabar Digelar 'Outdoor' di Gedung Sate!

Guncang Nusa Dua! Anthony Susanto Tampil Perkasa, Kebal Kekalahan di UTR PTT 2026!

IAEA Temukan Berton-Ton Material Nuklir di Suriah

Bebas Pembajakan! Seniman dan Kreator Aceh Resmi Kantongi Hak Cipta Gratis dari Kemenkum

Bukan Sekadar Sampah! Langkah 'Cerdas' Pemkot Bima Sulap Botol Plastik Jadi Cuan

Russia dan Ukraina Saling Tukar Tawanan Perang

Bikin Las Vegas Gempar! Mobil Modifikasi Anak Bangsa 'BMW Passato' Siap 'Goyang' SEMA Show 2026!

El Nino Makin Ganas Bikin Suhu Dunia Makin Panas Mendidih

Pelajar Bogor Belajar Langsung Soal Sampah hingga Kemacetan Kota

Lewat GATF 2026, Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Bidik Transaksi Travel Nasabah

Imigrasi Banda Aceh Perkuat Sinergi Layanan Data Keimigrasian Digital

Seoul Galakkan Konsep Kota Teduh untuk Manjakan Warga

Guncang Gunung Geulis! Pegolf Maroko Cetak Rekor Spektakuler di Indonesia Pro-Am 2026!

Gubernur Dedi Mulyadi Bongkar 'Resep' Unik Tekan Kriminalitas di Jabar: Bawang Putih Jawabannya!

Ketulusan Bangladesh Tampung Pengungsi Rohingya Malah Dibalas Cap Bengali oleh Myanmar

Pertemuan Menlu China Wang Yi dan Menlu Korsel Cho Hyun: Bahas Kerjasama Ekonomi dan Semenanjung Korea

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.