Bulog Bandung Jamin Stok Beras 25 Ribu Ton Aman Selama Tiga Bulan

Selasa, 23 Jun 2026, 12:11 WIB

KOTA BANDUNG – Perum Bulog Cabang Bandung menjamin ketersediaan stok beras sebesar 25 ribu ton dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Bandung Raya hingga tiga bulan ke depan.

Pimpinan Bulog Cabang Bandung, Yanto Nurdianto, mengatakan mengatakan stok yang tersedia merupakan hasil serapan gabah petani pada awal tahun sehingga dipastikan stok aman hingga akhir tahun.

Ket. Foto: Petugas Bulog saat melakukan pengecekan stok beras di gudang Bulog Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). — Sumber: ANTARA

“Untuk stok beras yang dikuasai Bulog, khususnya Bulog Bandung, insya Allah aman. Saat ini, stok kami kurang lebih 25 ribu ton dan akan terus bertambah seiring program penyerapan gabah yang masih berjalan,” kata Yanto, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6).

Ia menjelaskan stok beras tersebut tersimpan di tiga Gudang Bulog yang berada di Bandung, Cimahi, dan Sumedang.

“Saat ini stok yang dikuasai Bulog sekitar 25 ribu ton yang tersimpan di tiga titik gudang, yaitu di Bandung, Cimahi, dan Sumedang,” ujarnya.

Menurut dia, ketersediaan beras diperkirakan akan semakin kuat karena proses penyerapan gabah dan beras petani masih berlangsung hingga akhir tahun.

“Ditambah penyerapan gabah dan beras kemungkinan akan berlangsung hingga akhir tahun. Saat ini juga kita sedang memasuki masa menuju panen kedua. Mudah-mudahan pada Juli hingga Agustus sudah mulai berlangsung panen kedua,” katanya.

Yanto mengatakan stok yang tersedia saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun bantuan pangan selama sekitar tiga bulan mendatang.

Ia menambahkan, apabila terjadi kekurangan stok, Bulog Cabang Bandung dapat memperoleh pasokan tambahan dari kantor Bulog lain di wilayah Jawa Barat.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Bandung juga terus menyalurkan beras SPHP melalui pasar tradisional maupun pasar modern di Kota Bandung untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Bulog juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menggelar operasi pasar beras murah yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Untuk masyarakat saat ini juga kami tidak menyarankan adanya panic buying. Tidak perlu ada kekhawatiran karena memang stok sangat aman,” katanya lagi.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.