Franco Baresi Dimakamkan, Lautan Fans AC Milan Gaungkan 'Ciao Capitano'
Rabu, 05 Agu 2026, 00:02 WIBMILAN â Lautan suporter berbaju merah-hitam AC Milan memenuhi kawasan Basilica di Sant'Ambrogio, Milan, Selasa (4/8) waktu setempat, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada legenda sekaligus mantan kapten AC Milan, Franco Baresi. Sejumlah mantan rekan setim, lawan, hingga tokoh sepak bola Italia turut hadir dalam prosesi pemakaman salah satu bek terbaik sepanjang sejarah tersebut.
Di luar gereja, sebuah spanduk bertuliskan "Ciao Capitano" (Selamat jalan, Kapten) terbentang sebagai simbol perpisahan. Para pendukung Rossoneri juga mengibarkan bendera raksasa AC Milan yang dihiasi nama Baresi serta nomor punggung ikonik 6, nomor yang identik dengan sang legenda.
Baresi, mantan kapten tim nasional Italia dan AC Milan, meninggal dunia pekan lalu dalam usia 66 tahun. Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi sepak bola Italia, mengingat ia merupakan salah satu wajah paling ikonik pada era kejayaan sepak bola Negeri Pizza sepanjang dekade 1980-an hingga 1990-an.
Sejumlah tokoh sepak bola hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Mantan pelatih AC Milan Fabio Capello tampak menghadiri upacara pemakaman, begitu pula Paolo Maldini, yang selama bertahun-tahun membentuk duet pertahanan legendaris bersama Baresi di level klub maupun tim nasional Italia.
Pemilik AC Milan saat ini, Gerry Cardinale, pendiri perusahaan investasi asal Amerika Serikat RedBird Capital Partners, juga terlihat hadir. Namun, kedatangannya disambut siulan dari sebagian suporter Milan yang masih meluapkan kekecewaan terhadap arah pengelolaan klub dalam beberapa musim terakhir.
Franco Baresi dikenang sebagai salah satu simbol terbesar dalam sejarah AC Milan. Sepanjang karier profesionalnya yang berlangsung selama 20 tahun, ia hanya membela satu klub, yakni AC Milan.
Bersama Rossoneri, Baresi mempersembahkan enam gelar Serie A dan tiga trofi kompetisi elite Eropa, sekaligus mengenakan ban kapten selama 15 musim sebelum akhirnya memutuskan pensiun pada 1997.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan loyalitasnya, AC Milan memensiunkan nomor punggung 6 milik Baresi. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah klub yang memperoleh penghargaan tersebut.
Di level internasional, Baresi menjadi bagian dari skuad Italia yang menjuarai Piala Dunia 1982. Dua belas tahun kemudian, ia mengemban ban kapten ketika Gli Azzurri melaju hingga final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Final tersebut berakhir pahit setelah Italia kalah adu penalti dari Brasil. Baresi termasuk salah satu pemain yang gagal mengeksekusi tendangan penalti.
Meski demikian, penampilannya di laga final tetap dikenang sebagai salah satu kisah paling heroik dalam sejarah sepak bola. Baresi mampu bermain penuh selama 120 menit, hanya 25 hari setelah menjalani operasi lutut, sebuah pencapaian luar biasa yang mempertegas reputasinya sebagai pemimpin tangguh dan sosok yang rela berkorban demi tim.
Kepergian Franco Baresi menutup perjalanan hidup seorang bek legendaris yang bukan hanya menjadi ikon AC Milan, tetapi juga salah satu pemain bertahan terbaik yang pernah dimiliki sepak bola dunia. Warisan prestasi, loyalitas, serta kepemimpinannya akan terus dikenang oleh generasi penggemar Rossoneri maupun pencinta sepak bola internasional.
- Timnas Italia
- Franco Baresi
- AC Milan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
PHK 1.000 Lebih Pekerja, 50 Robot Dipekerjakan di Pabrik Milik GM
-
Mulai 1 Juli, Keberangkatan Jemaah Umrah Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
-
Tragis Istri Tewas, Pasangan Lansia Jatuh ke Galian Gorong-gorong Depan Plasa Marina Surabaya
-
Tokoh NU Sebut Reformasi Polri Masih Panjang, Visi PRESISI Dinilai Jadi Fondasi Transformasi
-
Usul Tambahan Anggaran, Marinus Gea Minta MPR Utamakan Kepentingan Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.