Bantuan Air Bersih untuk Warga di Baban yang Terdampak Musim Kemarau
Selasa, 04 Agu 2026, 22:37 WIBJember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mengirimkan bantuan air bersih saat sumur warga di Dusun Baban, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur mengering saat musim kemarau.
"Dampak musim kemarau yang terjadi di Kecamatan Silo menyebabkan warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari sejak Juli 2026," kata Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, Selasa.
Untuk mendapatkan air bersih, warga dusun setempat harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer menuju sungai terdekat untuk memenuhi kebutuhan air di rumahnya.
"Berdasarkan keterangan warga, di Dusun Baban Timur RW 07 juga belum ada pipanisasi, sehingga warga satu-satunya hanya mengandalkan air bersih dari sumur," katanya.
Namun, sumur tersebut kondisinya saat ini sudah kering, padahal kedalaman sumur warga mencapai 15 meter dan tidak ada air di dalamnya, sehingga warga mengalami krisis air bersih dan mencari air ke sungai.
"Warga yang terdampak kekeringan yakni di RT 01, RW 07 sebanyak 45 KK dan RT 02, RW 07 sebanyak 40 KK, sehingga total yang terdampak sebanyak 85 KK," katanya.
Ia menjelaskan pihak BPBD Jember mendistribusikan bantuan tandon air dengan kapasitas 1.200 liter dan mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter ke tandon-tandon yg disediakan oleh BPBD.
"Petugas melakukan pengisian air bersih di Desa Garahan untuk mendistribusikan ke warga Dusun Baban, sehingga diharapkan distribusi air bersih bisa dilakukan secara bertahap," ujarnya.
Edy menjelaskan BPBD mendistribusikan bantuan air bersih sesuai permohonan dari perangkat desa setempat dan petugas kemudian melakukan assesment di dusun setempat.
"Telah terdistribusi bantuan air bersih pertama sebanyak 5.000 liter air ke lokasi terdampak dan kami juga menyediakan tandon air sebanyak 4 buah di sana," ujarnya.
BPBD Jember memberikan rekomendasi untuk mendistribusikan air bersih ke lokasi terdampak Dusun Baban dengan kapasitas 5.000 liter air setiap 2 hari sekali agar warga setempat tidak lagi mengalami krisis air bersih.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sekolah Rakyat di Cirebon Bantu Pemerataan Pendidikan, Anak dari Keluarga Rentan Dapat Akses Belajar dan Pembinaan Karakter
-
Pemerintah Kota Palu Data Kembali Distributor Pangan Strategis
-
Dubes Agus Widjojo Wafat, Kemlu Beri Penghormatan Terakhir di Gedung Pancasila
-
Trump Kirim Revisi Kerangka Perdamaian Iran dengan Syarat Lebih Keras
-
Terobosan IPB di Garut, Pakan Hijauan Siap Pangkas Biaya Peternak
-
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Serempak Turun pada Kamis, Antam Masih Stabil
-
WHO Umumkan Wabah Hantavirus Secara Resmi Diperkirakan Berakhir 2 Juli
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.