Keren Mendunia! INKA Ekspor ke Selandia Baru, Ini Dukungan yang Diberikan Lembaga Pembiayaan
Rabu, 05 Agu 2026, 00:01 WIBJAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mengucurkan pembiayaan senilai 8,5 juta dolar AS untuk mendukung PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA mengekspor Wagon (Gerbong Barang) tipe SOW6 ke Selandia Baru.
Direktur Pelaksana Bisnis I LPEI Anton Herdianto mengatakan dukungan pembiayaan itu dilakukan melalui fasilitas Penugasan Khusus Ekspor (PKE) atau National Interest Account (NIA).
âMelalui fasilitas PKE, LPEI menjalankan mandat negara untuk memastikan produk manufaktur unggulan Indonesia, seperti yang dihasilkan PT INKA, terus memperluas penetrasi ke pasar global,â kata Anton dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
PT INKA memperoleh kontrak pengadaan sebanyak 340 unit Container Flat Top Wagon dari UGL Rail Service Pty Limited, Australia, yang akan dioperasikan oleh KiwiRail sebagai pengguna akhir di Selandia Baru untuk dikirimkan dalam tiga tahap sepanjang 2026.
Adapun fasilitas yang diberikan LPEI ditujukan untuk pelaksanaan kontrak Manufacture of 340 Container Flat Top Wagon kepada UGL Rail Service Pty Limited.
Dukungan ini merupakan fasilitas kedua yang diberikan LPEI kepada PT INKA.
Sebelumnya, pada 2024 LPEI telah memberikan fasilitas senilai 11,9 juta dolar AS kepada INKA Multi Solusi (IMS), yang terdiri atas fasilitas pembiayaan sebesar 7,7 juta dolar AS dan fasilitas penjaminan sebesar 4,2 juta dolar AS untuk mendukung ekspor gerbong ke Selandia Baru.
âEkspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat,â tambah Anton.
Keberhasilan ekspor Wagon SOW6 ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional melalui peningkatan utilisasi industri komponen dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan rantai pasok industri manufaktur nasional.
âLPEI akan terus mendukung para eksportir Indonesia melalui pembiayaan, penjaminan, dan asuransi guna mendorong pertumbuhan ekspor serta perekonomian nasional yang berkelanjutan,â tutur Anton.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Tengah Capai 5.186 Hektare
-
Peluang ekspor bawang goreng khas Palu
-
Fasilitas Dagang Bakal Dicabut 2027, Kemendag Kebut CEPA RI-Inggris
-
Prabowo Berangkat ke Jombang Hadiri dan Buka Muktamar Ke-35 NU
-
4,45 Juta IKM Wajib Hijau Kalau Mau Tembus Rantai Pasok Global & Akses Pembiayaan
-
Jelang Persija vs Brisbane Roar Sabtu Sore Ini, STY Reuni dengan Jordi Amat, Rizky Ridho Bocorkan Kondisi Tim
-
Terkepung Api Semeru, Petugas TNBTS Terjebak di Ranu Kumbolo - Menunggu Evakuasi Helikopter
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.