Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Turnamen Gladi Panahan di DIY Diikuti 657 Atlet dari Berbagai Daerah

📅 Senin, 22 Jun 2026, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Turnamen Gladi Panahan di DIY Diikuti 657 Atlet dari Berbagai Daerah Doc: Antara
Ket. Jajaran pimpinan Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, Waroeng SS, dan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) secara simbolis membuka acara turnamen Gladi Panahan Kids dan Junior di Lapangan Panahan Gladian Jayandaru, Bantul, Senin (22/6).

Yogyakarta - Sebanyak 657 atlet panahan dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti turnamen Gladi Panahan Kids dan Junior yang diselenggarakan Waroeng SS bekerja sama dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dan Korem 072/Pamungkas Yogyakarta selama enam hari mulai 23–28 Juni, di Lapangan Panahan Gladian Jayandaru, Bantul.

Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Perpani Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) BPH Kusumo Bimantoro mengatakan kompetisi tersebut sangat penting bagi perkembangan olahraga panahan, khususnya dalam pembinaan atlet usia dini dan junior di Indonesia hingga bisa mencetak atlet-atlet berprestasi.

“Prestasi tidak hanya lahir dari kemampuan membidik sasaran, tetapi juga dari kedisiplinan, ketenangan, konsentrasi, kesabaran, dan mental yang kuat,” kata Bimantoro saat menghadiri acara pembukaan turnamen Gladi Panahan Kids dan Junior, di Bantul, Senin.

Ia menilai olahraga panahan mengajarkan bahwa ketepatan setiap anak panah yang melesat lahir dari fokus, tanggung jawab, dan keyakinan para pemanah yang harus terus dilatih.

Menurut dia, kompetisi tersebut juga menjadi ajang bagi atlet anak untuk belajar, terutama dalam memupuk mentalitas juara.

“Yang membanggakan pada kegiatan kali ini, jumlah peserta yang terdiri atas atlet, ofisial, dan pelatih mencapai 1.030 orang,” katanya.

Dari jumlah itu, ia melihat ketertarikan generasi muda terhadap olahraga panahan terus berkembang, terutama di kalangan anak-anak dan junior.

“Bagi kami di Perpani, ini adalah sinyal yang sangat positif karena pembinaan usia dini terus tumbuh,” kata Bimantoro.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan bukan hanya nama daerah, melainkan juga bangsa Indonesia di tingkat internasional.

Sementara itu Direktur Waroeng SS Yoyok Hery Wahyono mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung atlet panahan Indonesia agar mampu berprestasi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional melalui ajang kompetisi panahan yang menjadi acara rutin tahunan tersebut.

“Harapannya, anak-anak ini 10–15 tahun ke depan bisa mengharumkan Indonesia dan mengukir sejarah di cabang olahraga panahan,” kata Yoyok.

Ia menjelaskan, terdapat dua kategori kelompok umur dalam turnamen tersebut, yakni Gladi Panahan Kids yang mempertandingkan kelompok usia 13 tahun ke bawah dan kategori Junior dengan batas maksimal usia peserta 18 tahun.

“Total ada 657 atlet, jika ditambah ofisial jumlah pesertanya sekitar 1.030 orang,” katanya.

Yoyok menambahkan, ribuan peserta itu berasal dari 83 klub di 11 provinsi di Indonesia, dengan peserta dari daerah terjauh berasal dari Papua Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Jejak MVP Finals IBL di Emp...
Luar Negeri
Liga Arab Pasang Badan Tola...
Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.