Program BSPS Jayapura: Kemendagri Dorong Perbaikan Rumah dan Jalan di Kampung Nelayan Tanjung Ria

Senin, 22 Jun 2026, 16:10 WIB

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di kawasan Kampung Nelayan Tanjung Ria, Kelurahan Tanjung Ria, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Senin (22/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi permukiman warga sekaligus memastikan program peningkatan kualitas hunian berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Peninjauan dilakukan setelah agenda kunjungan ke program perumahan di kawasan Skouw. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri berdialog langsung dengan warga guna mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat terkait kondisi tempat tinggal dan lingkungan permukiman.

Ket. Foto: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di kawasan Kampung Nelayan Tanjung Ria, Kelurahan Tanjung Ria, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Senin (22/6). — Sumber: Istimewa

Selain menyerap aspirasi warga, Kemendagri juga meninjau sejumlah fasilitas dan infrastruktur di kawasan tersebut. Dari hasil pemantauan, masih terdapat berbagai persoalan yang memerlukan perhatian, mulai dari akses jalan yang kurang memadai, kondisi rumah yang rentan rusak, keterbatasan fasilitas sanitasi, hingga sarana publik yang membutuhkan perbaikan.

Masalah lingkungan juga menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut. Persoalan sampah dan sistem drainase yang belum optimal dinilai berpotensi menimbulkan genangan air saat musim hujan serta berdampak pada kualitas lingkungan permukiman.

"Kemudian kita juga melihat tidak ada saluran air yang cukup. Ada pump, pipa pump, air minum, tapi enggak semuanya merata. Enggak sampai ke semua rumah," ujar Mendagri kepada awak media usai melakukan peninjauan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan melakukan berbagai upaya perbaikan infrastruktur di kawasan Kampung Nelayan Tanjung Ria. Program tersebut tidak hanya mencakup renovasi rumah warga, tetapi juga peningkatan kualitas akses jalan dan fasilitas sanitasi.

Pemerintah berharap penataan kawasan tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak huni bagi masyarakat. Perbaikan infrastruktur juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga yang selama ini tinggal di kawasan pesisir tersebut.

"Diharapkan dengan pembangunan ini, kampung ini, Tanjung Ria ini akan lebih layak. Yang jelas lebih senang semua," tambah Mendagri.

Kemendagri menegaskan bahwa peningkatan kualitas hunian masyarakat merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Hal tersebut sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Salah satu program yang saat ini terus didorong pemerintah adalah pembangunan tiga juta rumah yang dilaksanakan melalui koordinasi Kementerian PKP. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Dalam kesempatan itu, Kemendagri juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Menteri PKP Maruarar Sirait dalam pelaksanaan program perumahan rakyat. Salah satunya melalui penerapan mekanisme lelang terbuka dalam penyaluran bantuan BSPS.

"Pak Menteri Perumahan, Pak Maruarar Sirait itu sangat menjaga betul anggarannya tidak boleh dikorupsi. Makanya tidak diberikan kontraktor begitu saja untuk membangun. Beliau bangunnya dilelang. Panggil toko-toko yang jual material, lelang, siapa yang paling murah, bagus kualitas, disaksikan oleh masyarakat," tandasnya.

Kegiatan peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Mathius D. Fakhiri, serta Abisai Rollo bersama sejumlah pejabat dari Kemendagri dan Kementerian PKP.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.