Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen

Kamis, 07 Mei 2026, 16:15 WIB

JAKARTA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta meraih penghargaan nasional dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri setelah mencatat capaian perekaman KTP elektronik tertinggi di Indonesia. Hingga 2025, perekaman KTP-el di Jakarta telah mencapai 100 persen dari total wajib KTP yang tercatat sebanyak 8.083.729 jiwa. 

Penghargaan tersebut diberikan dalam agenda nasional yang digelar di Depok, Jawa Barat, pada Rabu, 6 Mei 2026. Prestasi Jakarta dinilai semakin menonjol lantaran enam wilayah administrasi di ibu kota berhasil masuk dalam daftar 10 kabupaten dan kota terbaik nasional dalam capaian perekaman KTP elektronik. 

Ket. Foto: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta meraih penghargaan nasional dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri setelah mencatat capaian perekaman KTP elektronik tertinggi di Indonesia. Hingga 2025, perekaman KTP-el di Jakarta telah mencapai 100 persen dari total wajib KTP yang tercatat sebanyak 8.083.729 jiwa. — Sumber: Dukcapil DKI Jakarta

Enam wilayah dari DKI Jakarta yang masuk daftar tersebut yakni Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara empat daerah lainnya berasal dari Kabupaten Wonogiri, Kota Magelang, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Lombok Timur. 

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan keberhasilan layanan administrasi kependudukan tidak hanya ditentukan oleh sistem digital yang digunakan pemerintah. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia tetap menjadi faktor utama dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal. 

"Sehebat apa pun sistemnya, jika SDM tidak kompeten maka akan sia-sia. Peningkatan kapasitas sangat krusial di era digitalisasi ini. Data kependudukan adalah tulang punggung seluruh sektor pelayanan publik sehingga harus menjadi satu-satunya sumber kebenaran yang akurat," ujar Teguh. 

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan capaian tersebut diraih melalui berbagai strategi jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya dengan mendatangi sekolah-sekolah karena perekaman KTP elektronik kini sudah dapat dilakukan sejak usia 16 tahun sehingga saat warga berusia 17 tahun dokumen sudah siap dicetak. 

Selain layanan reguler di kantor pelayanan, Dukcapil DKI juga menghadirkan program tambahan seperti layanan jemput bola di sekolah serta program Jumat Petang yang digelar pada minggu kedua setiap bulan di seluruh titik layanan Dukcapil Jakarta. Program tersebut dilakukan untuk mempermudah warga dalam mengakses layanan administrasi kependudukan. 

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan terhormat atas apresiasi ini. Pencapaian ini adalah hasil kolaborasi kolektif yang tidak mungkin terwujud tanpa arahan pimpinan, sinergi lintas sektor, petugas pelayanan, serta masyarakat Jakarta yang proaktif merespons program Dukcapil," kata Denny. 

Ia menambahkan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus terus dijaga melalui pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan responsif. Dukcapil DKI juga menegaskan akan terus memperkuat kualitas data kependudukan sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah berbasis data.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.