BNN: Narkotika Varian Cair Sasar Anak-anak dan Keluarga
Senin, 22 Jun 2026, 16:50 WIBJAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkapkan narkotika dalam bentuk varian cair sulit dideteksi tanpa alat tes urine khusus lantaran sering kali menyaru di ruang publik. Bahkan, kini menyasar kelompok rentan seperti anak-anak dan lingkungan keluarga.
Saat melakukan kunjungan kehormatan (anjangsana) di Jakarta, Kamis (18/6), Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan maraknya peredaran narkotika dalam bentuk varian cair, seperti ganja cair dan sabu cair, merupakan tantangan baru yang dihadapi oleh petugas di lapangan.
"Untuk itu, BNN terus berupaya memperkuat kapasitas teknologi deteksi serta mengajukan dukungan optimalisasi anggaran bersama Komisi III DPR RI demi menghadapi dinamika peredaran zat adiktif baru tersebut," ujar Komjen Pol. Suyudi, dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (22/6).
Kepala BNN pun menyampaikan sejumlah agenda kegiatan yang sedang digencarkan oleh BNN, termasuk peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni mendatang.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ia menyebut peringatan kali ini diisi dengan rangkaian aksi yang menyentuh masyarakat luas, seperti bakti sosial, kegiatan olahraga, serta berbagai perlombaan.
Lebih lanjut, Suyudi memaparkan BNN juga akan bersinergi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA).
Kerja sama tersebut dinilai sangat penting mengingat adanya irisan tugas yang krusial, di mana tren penyalahgunaan narkotika saat ini kian menyasar kelompok rentan, khususnya anak-anak dan lingkungan keluarga.
Menanggapi pemaparan itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinasi Narkotika Nasional (BKNN) periode 2001 Daâi Bachtiar menyambut hangat kehadiran Kepala BNN RI beserta jajaran kedeputian yang hadir.
Ia berbagi pengalaman historis mengenai awal mula berdirinya BNN dan bagaimana koordinasi nasional serta internasional dibentuk pada masanya.
Daâi Bachtiar juga memberikan masukan berharga terkait penguatan regulasi di dalam undang-undang, khususnya yang berkaitan dengan posisi hukum penyidik BNN guna mengoptimalkan fungsi pencegahan, rehabilitasi, dan penegakan hukum secara terpadu di Indonesia.
Selain untuk mempererat tali silaturahim, kunjungan yang dilaksanakan menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 itu juga menjadi momentum untuk berdialog mengenai perkembangan strategis terkait penanganan penyalahgunaan narkotika di Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan foto dan komitmen bersama untuk terus mendukung penuh komitmen BNN dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
- BNN
- Narkotika Varian Cair
- Sasar Anak-anak
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pengguna Vape Patut Waspada, Rokok Elektrik Ini Kini Jadi Media Baru Konsumsi Narkoba dan Psikoaktif
-
Proyek PLTSa Samarinda Kini di Bawah Kendali Danantara
-
Whip Pink Viral di Medsos, BNN Imbau Masyarakat Jangan Coba-coba
-
Pramono Izinkan SMAN 72 Jakarta Terapkan Pembelajaran Daring Sementara
-
Iran akan Buka Selat Hormuz Jika AS Cabut Blokade dan Perang Diakhiri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.