- Home
-
- Luar Negeri
-
- Cegah Krisis Kesehatan, Ru...
Cegah Krisis Kesehatan, Russia Kirim Ribuan Alat Tes Ebola ke Afrika
Minggu, 21 Jun 2026, 18:52 WIBMOSKOW - Lebih dari 7.000 alat tes buatan Russia untuk mendiagnosis Ebola, yang disebabkan oleh strain Bundibugyo, telah disalurkan ke negara-negara Afrika, menurut badan pengawas hak konsumen dan kesejahteraan masyarakat federal Rusia, Rospotrebnadzor, Sabtu (20/6).
"Menanggapi ancaman wabah baru Ebola, yang disebabkan oleh virus Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo dan Uganda, Rospotrebnadzor menjadi salah satu lembaga pertama di dunia yang mengembangkan dan mengatur produksi alat tes untuk diagnosis PCR varian virus ini dalam waktu empat hari," kata lembaga pengawas tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Secara keseluruhan, lebih dari 7.000 alat tes telah disalurkan ke negara-negara Afrika," lanjutnya.
Sistem pengujian Russia juga telah diserahkan kepada Korea Utara dan Turkmenistan, tambah pernyataan tersebut.
Para ahli dari Russia dan Uganda telah melakukan lebih dari 1.500 penelitian terhadap bahan biologis pasien Ebola dan orang-orang yang diduga terjangkit Ebola, demikian menurut Rospotrebnadzor. Ant
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Ingin Sering Bertemu Rektor dan Profesor Bahas Masukan Majukan Indonesia
-
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning
-
Tourism Malaysia dan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Berkolaborasi Hadirkan Malaysia Fair 2026 di Jakarta
-
Mommy n Me 2026 Resmi Dibuka di JICC Senayan, Hadirkan Lebih dari 400 Brand Ibu dan Anak
-
400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni Akan Diperbaiki, BSPS 2026 Sudah Jalan 13,5%
-
Terlambat Menaikkan Suku Bunga Membuat Biaya Penyesuaian Ekonomi Semakin Mahal
-
Agenda Talkshow Mommy n Me 2026: Wadah Orang Tua Muda Belajar Langsung dari Pakar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.