Cegah Jatuh Korban, Uni Eropa Serukan Pengetatan Perbatasan Usai Krisis Imigran di Ceuta

Minggu, 02 Agu 2026, 01:00 WIB

ISTANBUL - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menegaskan pentingnya pengawasan ketat di perbatasan luar kawasan Eropa, menyusul krisis migrasi di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara yang berbatasan langsung dengan Maroko.

"Ini menunjukkan mengapa pengendalian perbatasan Eropa kita sangat penting. Kita telah memiliki sistem yang kuat, tetapi perlu ditingkatkan dan diperkuat lebih lanjut," ujar Von der Leyen melalui unggahan di platform media sosial X pada Sabtu.

Ket. Foto: Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. — Sumber: antara foto

Presiden Komisi Eropa tersebut menekankan bahwa otoritas EU harus tetap waspada di titik-titik masuk utama serta menjaga koordinasi yang erat antarlembaga terkait.

"Pada saat yang sama, kita memerlukan proses pembelajaran untuk meningkatkan ketahanan Eropa," kata dia.

Dia menyatakan bahwa mayoritas imigran ilegal yang sempat memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, kini telah kembali ke Maroko berkat kerja sama penegak hukum kedua negara.

"Kabar baiknya adalah sebagian besar dari mereka yang tiba secara ilegal telah kembali ke Maroko berkat kerja efektif aparat penegak hukum Spanyol dan Maroko,” kata Von der Leyen.

“Tidak ada satu orang pun yang berhasil mencapai daratan utama Spanyol maupun wilayah Uni Eropa lainnya,” ujarnya, menambahkan.

Von der Leyen mengatakan dirinya telah menggelar konferensi video bersama Komisioner Eropa untuk Urusan Dalam Negeri dan Migrasi Magnus Brunner serta Komisioner untuk Mediterania dan Demografi Dubravka Suica guna mendapatkan pembaruan informasi terkini mengenai krisis di Ceuta.

Von der Leyen juga menyampaikan bahwa Komisi Eropa telah menawarkan bantuan penuh kepada Spanyol sejak awal krisis.

Ia pun menyambut baik usulan dari sejumlah pemimpin negara anggota EU yang mendesak penyelenggaraan konferensi video darurat guna mengevaluasi penanganan situasi ini.

“Memerangi migrasi ilegal memerlukan solidaritas dan respons Eropa yang bersatu," kata Von der Leyen.

Sebelumnya, beberapa pemimpin Eropa menyerukan rapat darurat para menteri dalam negeri EU untuk membahas krisis migrasi di Ceuta serta merumuskan langkah terkoordinasi demi mencegah terjadinya penyeberangan ilegal lainnya.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri Spanyol, sedikitnya 67 korban tewas saat berusaha mencapai wilayah Spanyol selama krisis berlangsung, sementara hampir 70.000 imigran yang sempat memasuki Ceuta dari Maroko telah kembali.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Sponsor Piala Presiden 2026 Tembus Rp70 Miliar, Hadiah Juara Bakal Naik

Mengagetkan Ada Apa Tiba-tiba Sejumlah Mal dan Pusat Perbelanjaan Pasang Pagar Tinggi? Ini Respons dari Polri

Koster: Jangan Ada Lagi Pembunuhan Tak Beradab Seperti Kasus Baturiti

Cegah Jatuh Korban, Uni Eropa Serukan Pengetatan Perbatasan Usai Krisis Imigran di Ceuta

Mengerikan! Ada Serangan Bom di Kantor Polisi di Negara Ini

Post-Credit Scene Spider-Man: Brand New Day Jadi Petunjuk Besar Tom Holland Menuju Avengers: Secret Wars

Piala AFF 2026: Jelang Laga Hidup-Mati Lawan Indonesia, Vietnam Kehilangan Momentum Setelah Ditahan Singapura

Berpacu dengan Waktu, SAR Banten Kerahkan KN Tetuka Cari Penumpang KMP Kirana II

Aturan Baru F1 Tak Pengaruhi Antusiasme, GP Amerika Serikat Bidik Rekor Penonton di Austin

Naomi Osaka Bangkit dan Lolos ke Semifinal Washington Open, Bidik Gelar Pertama Setelah Lima Tahun

Fritz Selamat dari Gelombang Kejutan di Washington Open, Unggulan Teratas Berguguran

FIFA Batal Lepas Saham Piala Dunia, Gelombang Penolakan Paksa Infantino Mundur dari Rencana Kontroversial

Serangan Siber Hantam Instalasi Air Minnesota, Trump Tolak Tuding Iran - Justru Salahkan Lawan Politik

RSF Serukan Serangan Besar Menuju Ibu Kota Khartoum

Awas Tiket Kereta Hangus, Banyak Jalan Ditutup karena Surabaya Marathon - KAI Ingatkan Penumpang Berangkat Lebih Awal

Mengapa Mal-Mal di Surabaya Mendadak Dipagari? Mulai Isu Keamanan hingga Efek Domino ke Jakarta

Indonesia All Stars Harus Akui Keunggulan Aston Villa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.