Makassar Klaim Akan Sukses Verifikasi SPMB

Kamis, 18 Jun 2026, 12:29 WIB

MAKASSAR – Pendaftaran murid dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 diyakini bakal rampung tepat waktu, meski pendaftar membludak. Keyakinan ini diungkap Kepala Bidang SMP Disdik Kota Makassar Andi Akhmad Muhajir Arif di Makassar, Kamis, menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan proses verifikasi pendaftaran SPMB di beberapa sekolah berjalan efektif dan relatif lancar.

Kendati demikian, dirinya mengakui ada satu kendala utama terjadi pada sekolah-sekolah yang memiliki daya tampung besar dan menjadi tujuan favorit masyarakat, seperti SMP Negeri 3, SMP Negeri 6, dan SMP Negeri 8 Makassar.

Ket. Foto: perlu verifikasi — Sumber: ist

"Kami sudah mengunjungi SMP 6 dan alhamdulillah sudah ada solusi yang diberikan oleh Dinas Pendidikan bersama tim IT Kominfo, yaitu dengan penambahan tim teknis verifikatur untuk mempercepat proses verifikasi," ujarnya.

Melalui pemantauan langsung itu bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar berharap seluruh proses verifikasi pendaftaran SPMB Tahun 2026 diselesaikan tepat waktu sehingga pengumuman hasil seleksi sesuai jadwal dan tanpa kendala berarti.

Khusus di SMP Negeri 3 Makassar, pihak sekolah dinilai cukup antisipatif dalam mengelola proses verifikasi sehingga persentase penyelesaian verifikasi berjalan normal dan sesuai target.

"SMP 3 cukup antisipatif dalam memberikan solusi. Secara persentase, proses verifikasi di sekolah ini berjalan normal. Ini menunjukkan kinerja tim verifikatur yang cukup baik dan cepat," katanya.

Selain menerima laporan dari sekolah, helpdesk Dinas Pendidikan juga aktif menerima aduan masyarakat terkait dengan pelaksanaan SPMB 2026.

Aduan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan murid baru berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Muhajir menambahkan fokus Disdik saat ini memastikan seluruh proses verifikasi diselesaikan sebelum pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2026.

"Sebab, 17 Juni menjadi hari terakhir bagi tim verifikatur untuk melakukan pemeriksaan dan validasi berkas pendaftar," katanya.

Untuk mengantisipasi berbagai kendala mungkin muncul di sekolah, Disdik Makassar juga terus mengingatkan seluruh kepala sekolah agar segera melaporkan setiap permasalahan dihadapi selama proses SPMB.

"Kami selalu mengingatkan kepala sekolah, apabila ada kendala di sekolah, segera lakukan pengaduan ke Dinas Pendidikan. Kami memiliki helpdesk yang siap membantu penyelesaian berbagai persoalan teknis maupun administrasi," kata dia.

Wali Kota Makassar Munafri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku mampu meloloskan calon siswa melalui jalur tertentu dengan imbalan tertentu.

Dia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun titip-menitip dalam pelaksanaan SPMB Kota Makassar 2026.

"Jangan lagi percaya calo-calo, silakan datang langsung ke sekolah jika ada yang ingin ditanyakan atau ada hal yang belum dipahami. Semua sudah disiapkan kanal pengaduan dan pelayanan informasi," katanya.

Menurut dia, prinsip utama yang harus dijaga dalam SPMB adalah keadilan.

Ia mencontohkan jangan sampai peserta didik yang secara aturan memiliki prioritas justru tersingkir oleh pihak lain karena adanya kedekatan dengan pejabat atau penyelenggara.

"Misalnya ada yang rumahnya hanya berjarak 200 meter dari sekolah tetapi tidak diterima, sementara yang rumahnya 2 kilometer justru diterima karena ada kedekatan tertentu. Hal seperti itu tidak boleh terjadi. Kita ingin memastikan keadilan benar-benar dirasakan masyarakat," ucapnya.

  • Juknis SPMB

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.