Tanpa Dana APBD, Begini Cara Palangka Raya Rayakan Hari Jadi ke-69 Kota Tahun 2026.
Senin, 15 Jun 2026, 18:38 WIBPemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalimantan Tengah), melaksanakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya tahun 2026 tanpa mengalokasikan anggaran khusus dari APBD, melainkan mengedepankan konsep kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin di Palangka Raya, Senin, mengatakan seluruh agenda yang telah disusun untuk memeriahkan dua momentum penting tersebut akan dilaksanakan melalui dukungan dan partisipasi berbagai pihak, mulai dari komunitas, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga elemen masyarakat lain di kota setempat.
"Kami ingin mengajak kolaborasi kepada seluruh pihak untuk menyukseskan kegiatan-kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi pemerintah dan hari jadi Kota Palangka Raya," katanya.
Fairid menegaskan pemerintah kota tidak menganggarkan dana khusus untuk pelaksanaan peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya maupun Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya tahun ini. Meski demikian, keterbatasan anggaran tersebut tidak menjadi hambatan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
"Kami untuk hari jadi ini tidak ada menganggarkan untuk acara, baik hari jadi pemerintah ataupun hari jadi Kota Palangka Raya. Tetapi saya rasa dengan semangat kolaborasi itu mudah-mudahan bisa terlaksana dengan agenda-agenda yang sudah disusun," ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan berlangsung sejak Juni hingga Juli 2026. Agenda yang disiapkan mencakup berbagai sektor, mulai dari kegiatan sosial, olahraga, ekonomi kreatif, pelayanan masyarakat hingga pemberdayaan UMKM.
Sejumlah kegiatan yang masuk dalam rangkaian peringatan antara lain
- Upacara hari jadi,Â
- Khitanan massal,Â
- Senam bersama,Â
- Palangka Raya Fair,
- Palangka Raya Coffee Week,
- Fun run,Â
- Konser amal,Â
- Penanaman pohon serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Menurut Fairid, keterlibatan UMKM dan komunitas menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tahun ini. Selain mendukung suksesnya agenda daerah, kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang promosi bagi pelaku usaha lokal sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota.
Ia berharap peringatan hari jadi tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi menyambut positif konsep kolaboratif yang diterapkan pemerintah kota dalam pelaksanaan peringatan hari jadi tersebut.
Menurut dia, pelaksanaan kegiatan tanpa menggunakan dana APBD namun tetap mampu menghadirkan berbagai agenda yang melibatkan masyarakat merupakan langkah yang patut diapresiasi.
"Penjelasan dari pemerintah kota tadi, kegiatan ini tidak menggunakan dana APBD, tetapi melalui kolaborasi dengan komunitas, masyarakat, dan pihak-pihak lainnya. Ini tentu kami apresiasi," katanya.
Subandi menilai pola kolaboratif tersebut menunjukkan bahwa pembangunan dan penyelenggaraan kegiatan daerah dapat dilakukan melalui sinergi berbagai pihak sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah daerah.
- HUT Kota Palangka Raya
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.