Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Puas dengan Capaian Lama, Wamenpar Ingin Pesta Kesenian Bali Lampaui 1,6 Juta Pengunjung

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Puas dengan Capaian Lama, Wamenpar Ingin Pesta Kesenian Bali Lampaui 1,6 Juta Pengunjung Doc: ANTARA/ Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa saat menyaksikan pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali atau PKB 2026 di Denpasar, Sabtu (13/6/2026).

DENPASAR – Wisata atraksi seni menjadi salah satu strategi efektif dalam memperkuat daya tarik destinasi sekaligus melestarikan kekayaan budaya daerah.

Berbagai pertunjukan seni tradisional maupun kontemporer tidak hanya menghadirkan pengalaman yang autentik bagi wisatawan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi bagi seniman, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat sekitar.

Di tengah persaingan industri pariwisata, atraksi seni dapat menjadi pembeda yang memperkuat identitas suatu daerah dan meningkatkan lama tinggal wisatawan.

Oleh karena itu, pengemasan yang inovatif, promosi yang berkelanjutan, serta dukungan terhadap pelaku seni menjadi faktor penting agar wisata atraksi seni mampu berkembang sebagai penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menginginkan agar kunjungan wisatawan baik lokal, domestik, maupun internasional selama sebulan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melampaui 1,6 juta orang.

“Mudah-mudahan ada peningkatan, kalau target targetnya 1,6 juta wisatawan bisa lebih dari itu," kata Wamenpar di Denpasar, Bali, Sabtu (14/6).

Ni Luh Puspa sendiri setelah melihat antusias penonton saat pawai pembukaan PKB 2026 optimistis festival seni terbesar tahunan di tanah kelahirannya itu akan ramai dikunjungi selama 13 Juni-11 Juli 2026.

Sebab, Kementerian Pariwisata mencatat atraksi seni merupakan salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke Indonesia khususnya Bali.

“Dan juga bertepatan dengan libur anak sekolah, summer holiday PKB ini diadakan, jadi kami sangat mengapresiasi Pemprov Bali yang konsisten menggelar ini untuk 48 tahun sudah,” ujar Wamenpar.

Dukungan atas PKB 2026 sendiri ditunjukkan Kementerian Pariwisata lewat masuknya Pesta Kesenian Bali enam kali berturut-turut dalam Karisma Event Nusantara.

Selama enam tahun, pemerintah pusat ikut terlibat dalam promosi ajang tersebut dan tahun 2025 lalu gelaran Pesta Kesenian Bali ditutup dengan total 1,6 juta pengunjung dalam sebulan.

“Luar biasa PKB ini, tahun lalu ada 1,6 juta yang menyaksikan PKB dengan perputaran sampai Rp17 miliar,” ucap Ni Luh Puspa.

Pemprov Bali mencatat tahun 2025 lalu total 1.639.543 orang pengunjung hadir menyaksikan berbagai atraksi seni di Taman Budaya Art Center.

Adapun omset penjualan stan kuliner saat itu mencapai Rp5,1 miliar dan stan kerajinan Rp12 miliar, dengan rata-rata 56.536 pengunjung per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

IDAI Ingatkan Risiko Gadget pada Tumbuh Kembang Anak

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
IDAI Ingatkan Risiko Gadget...
Nasional
Ketum IDAI Soroti Rendahnya...
Nasional
Kemenhub Perketat Pengawasa...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Gelar P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.