Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Padang Genjot 8 Pasar Satelit Berstandar SNI, Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Warga

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 16:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Padang Genjot 8 Pasar Satelit Berstandar SNI, Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Warga Doc: Antara
Ket. Arsip-Foto udara kawasan Pasar Raya Padang, Sumatera Barat.

Kota Padang - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengembangkan delapan pasar satelit berstandar nasional atau SNI melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana.

"Pengembangan delapan pasar satelit ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan di Kota Padang, Minggu (14/6).

Pasar-pasar satelit yang belum berstatus SNI masih memerlukan sejumlah pembenahan, terutama pada instalasi pengolahan air limbah (Ipal), drainase dan fasilitas penunjang lainnya. Berbagai kebutuhan tersebut telah dikoordinasikan bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat.

"Kami sudah menganggarkan perbaikan Ipal, terutama di Pasar Belimbing. Meski ada efisiensi anggaran, kebutuhan sarana dan prasarana pasar tetap menjadi prioritas," ujar dia.

Dinas Perdagangan setempat juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar pemenuhan Ipal di seluruh pasar satelit dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2028.

Dalam rencananya, pengembangan delapan pasar satelit di Kota Padang tidak hanya memperhatikan sarana dan prasarana atau infrastruktur, namun juga pengembangan potensi unggulan di masing-masing pasar.

Fizlan mengatakan saat ini dua pasar satelit yakni Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi sudah berstatus SNI. Untuk tahun ini, Pemkot Padang mulai menyiapkan Pasar Ulak Karang agar memperoleh standar yang sama.

"Kota Padang memiliki delapan pasar satelit. Dua di antaranya sudah berstandar SNI yaitu Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi. Tahun ini kami menyiapkan Pasar Ulak Karang menjadi pasar SNI sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pasar," ujar dia.

Selain memenuhi standar fasilitas, pengembangan pasar satelit juga diarahkan sesuai karakteristik masing-masing kawasan. Sebagai contoh, Pasar Tanah Kongsi akan dikembangkan sebagai kawasan heritage dengan mengangkat potensi kuliner, kopi serta berbagai produk bukan bahan pokok melalui kolaborasi bersama kecamatan dan tokoh masyarakat setempat.

Kemudian, penataan Pasar Banda Buek juga menjadi perhatian dinas terkait. Pemerintah setempat akan memperbaiki berbagai fasilitas pendukung sebelum menata pedagang ke lantai atas, sehingga aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih nyaman dan tertata.

Melalui berbagai pembenahan tersebut, Pemkot Padang berharap pasar satelit semakin berkembang sebagai pusat perdagangan yang bersih, nyaman dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di setiap wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PLN Bangun Generasi Peduli Masa Depan

41 menit yang lalu | Diapari S

Megapolitan
PLN Bangun Generasi Peduli ...
Ekonomi
Kemenhub Terus Percepat Pem...
Olahraga
Alwi Farhan Juarai Australi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.