Ericsson Perkenalkan AI in RAN, Dorong Jaringan 5G Lebih Cerdas dan Efisien
📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 15:32 WIB | Oleh: Haryo BronoSejumlah operator telekomunikasi global menyambut positif pengembangan teknologi ini. Senior Vice President & Chief Network Officer SoftBank Corp., Teruyuki Oya, menilai AI in RAN menjadi langkah penting untuk menghadirkan optimasi performa radio dan efisiensi spektrum secara real-time.
Pandangan serupa disampaikan Senior Vice President Network Technology & Operations Bell Canada, Bruce Dean, yang menyebut integrasi AI langsung ke dalam RAN sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kecerdasan dan efisiensi jaringan.
Sementara itu, Head of Network Technology SK Telecom, Yu Takki, mengatakan kolaborasi dengan Ericsson akan memperkuat pengembangan jaringan berbasis AI sekaligus menjadi fondasi menuju jaringan AI-native 6G di masa depan.
Chief Technology Officer Rogers Communications, Mark Kennedy, juga menilai teknologi tersebut mampu mengoptimalkan performa jaringan pelanggan secara real-time sekaligus menekan konsumsi energi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun Principal Analyst Joe Madden menyebut AI in RAN berpotensi menjadi salah satu investasi dengan tingkat pengembalian (ROI) terbaik bagi operator seluler dalam beberapa tahun terakhir karena memungkinkan peningkatan kapasitas dan visibilitas jaringan hanya melalui pembaruan perangkat lunak.
Ericsson sendiri telah mengembangkan teknologi AI pada produk jaringannya sejak era 4G. Pada 2021 perusahaan menambahkan akselerasi AI-ready pada RAN Compute, dan pada awal 2026 memperkenalkan Neural Network Accelerators pada radio Massive MIMO yang diklaim mampu meningkatkan kemampuan inferensi AI hingga 10 kali lipat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!