Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Usai Banjir Bandang, Sumbar Tanam 1.000 Pohon di Hutan Kota Malvinas Padang.

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 17:12 WIB | Oleh:
Usai Banjir Bandang, Sumbar Tanam 1.000 Pohon di Hutan Kota Malvinas Padang. Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menanam pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Padang, Jumat, (12/6).

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menanam 1.000 bibit pohon untuk memulihkan lingkungan khususnya di kawasan Hutan Kota Malvinas, Kota Padang yang terdampak banjir bandang di akhir November 2025.

"Pemulihan lingkungan tidak lagi bisa ditunda setelah banjir dan longsor meninggalkan jejak kerusakan besar di berbagai wilayah Sumbar," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Jumat.

Hal tersebut disampaikan gubernur di sela-sela penanaman 1.000 bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus rehabilitasi kawasan yang terdampak banjir di akhir November 2025.

Menurutnya, bencana yang terjadi menjadi peringatan bahwa menjaga lingkungan jauh lebih baik dibandingkan menanggung biaya pemulihan akibat kerusakan yang terjadi. Ke depan, pemulihan lingkungan harus dilakukan bersama termasuk melibatkan generasi muda agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi karakter sejak dini.

"Tidak boleh ditunggu lagi. Kita harus bertindak sekarang untuk pengendalian iklim karena ini menyangkut keberlangsungan hidup manusia itu sendiri," kata dia.

Dalam kesempatan itu, eks Wali Kota Padang tersebut juga menyoroti kondisi Sungai Batang Kuranji yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi pascabanjir bandang dan tanah longsor di akhir 2025. Pengerukan sedimentasi di dasar sungai mesti segera dilakukan untuk mencegah dampak di kemudian hari.

"Kalau sedimentasi tidak segera ditangani, saat curah hujan tinggi air tidak lagi tertampung dan risikonya banjir akan kembali melebar," katanya.

Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ia menyebut total kerugian dan kerusakan akibat banjir dan longsor yang melanda Sumbar ditaksir mencapai sekitar Rp33 triliun. Mengingat besarnya dampak kerusakan yang terjadi, gubernur kembali menyerukan pentingnya menjaga lingkungan.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Tasliatul Fuaddi menyebutkan penanaman 1.000 bibit pohon dilakukan sebagai bagian dari revitalisasi kawasan sempadan Sungai Batang Kuranji yang sempat terendam banjir dan menyebabkan ratusan pohon mati.

Sebanyak 1.000 bibit ditanam dengan melibatkan sekitar 250 peserta dari organisasi perangkat daerah provinsi, kabupaten dan kota, BUMN, komunitas, organisasi masyarakat hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Kota Padang Renaldo Saputra Leo berharap kegiatan serupa menjadi titik awal kolaborasi jangka panjang dalam rangka pemulihan lingkungan terutama aliran sungai.

"Kami ingin Hutan Kota Malvinas berkembang menjadi Green Forest City yang memberi manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat," harap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Iran Resmi Tutup Selat Hormuz

13 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Iran Resmi Tutup Selat Hormuz
Nasional
Pemerintah Ungkap Efisiensi...
Nasional
Kemendikdasmen Dorong Pelay...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.