• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Daewoong dan IAI Jalin Ker...

Daewoong dan IAI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Kompetensi Apoteker Indonesia

Jumat, 12 Jun 2026, 16:25 WIB

JAKARTA – Perusahaan farmasi asal Korea Selatan, Daewoong Pharmaceutical melalui Daewoong Pharmaceutical Indonesia resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) guna memperkuat kompetensi apoteker serta mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Kerja sama yang diumumkan pada 8 Juni 2026 tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan Korea Selatan di sektor farmasi dan kesehatan masyarakat.

Ket. Foto: Jajaran Manajemen Daewoong Pharmaceutical dan Ikatan Farmasi Indonesia (IAI) mengambil foto bersama setelah penandatanganan perjanjian kerja sama (MOU). Keduanya sepakat untuk meningkatkan kompetensi apoteker, memperkuat edukasi kesehatan, serta mengembangkan produk farmasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. — Sumber: Daewoong Pharmaceutical Indonesia

Kedua pihak sepakat untuk berkolaborasi dalam empat bidang utama, yakni pendidikan dan peningkatan kapasitas apoteker, pengembangan kelompok ahli dan kolaborasi akademik, kesehatan masyarakat serta manajemen penyakit, hingga lokalisasi produk farmasi dan pengembangan model layanan kesehatan.

Melalui kemitraan ini, Daewoong dan IAI akan menyelenggarakan berbagai program pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan apoteker di Indonesia. Materi yang diberikan akan berfokus pada perkembangan terkini di bidang farmasi dan manajemen penyakit sehingga para apoteker dapat meningkatkan kualitas konsultasi dan pelayanan kepada pasien.

Program pendidikan tersebut akan dilaksanakan secara berkala melalui webinar nasional maupun simposium tatap muka di berbagai daerah. Selain itu, hasil kerja sama dan berbagai informasi kesehatan akan dipublikasikan melalui situs resmi dan media sosial kedua organisasi.

Tidak hanya di bidang pendidikan, kedua pihak juga akan membentuk kelompok penasihat yang terdiri dari para apoteker dan pakar farmasi Indonesia. Kelompok ini akan memberikan masukan terkait strategi pengembangan produk yang sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia.

Masukan tersebut akan dimanfaatkan Daewoong dalam upaya melokalisasi sejumlah produk unggulannya, seperti Easyderm, Impactamin, dan Easy End 6. Perusahaan menilai penyesuaian produk terhadap kondisi iklim, budaya, serta kebiasaan masyarakat Indonesia menjadi faktor penting untuk meningkatkan efektivitas dan penerimaan produk di pasar.

Menurut Daewoong, keterlibatan para ahli farmasi lokal akan memungkinkan perusahaan menghadirkan produk dan layanan kesehatan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat. Perspektif para apoteker di lapangan juga akan menjadi bagian penting dalam penyusunan strategi pemasaran dan edukasi kesehatan kepada publik.

Melalui kolaborasi ini, Daewoong menargetkan peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produknya di Indonesia sekaligus memperkuat daya saing di pasar farmasi nasional. Perusahaan bahkan memasang target untuk menjadi pemimpin pasar obat bebas atau over-the-counter (OTC) di Indonesia pada 2030.

Kepala Divisi Consumer Healthcare Daewoong Pharmaceutical, Eunkyeong Park, mengatakan bahwa kerja sama tersebut menjadi momentum penting bagi para profesional farmasi dari kedua negara untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

“Perjanjian ini menjadi langkah penting bagi para ahli farmasi dari Korea Selatan dan Indonesia untuk saling belajar dan berkembang bersama, sekaligus membangun kemitraan jangka panjang demi kemajuan kesehatan masyarakat,” ujar Eunkyeong Park melalui siaran pers pada hari Jumat (12/6).

Ia menambahkan bahwa Daewoong tidak hanya ingin berbagi pengalaman secara satu arah, tetapi juga mendorong pertumbuhan bersama melalui kolaborasi berkelanjutan antara apoteker Indonesia dan Korea Selatan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.