Otorita Lantik 555 Calon PNS Angkatan Pertama
Rabu, 10 Jun 2026, 03:18 WIBPENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melantik 555 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) angkatan pertama untuk mendukung pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan PNS angkatan pertama tersebut akan bertugas di lingkungan Otorita IKN. âCPNS yang dilantik menjadi PNS angkatan pertama bertugas di Otorita IKN,â kata Basuki di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Selasa (9/6).
Basuki menegaskan para aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik harus menginternalisasi empat karakter utama sebagai insan Otorita IKN.
Menurut dia, tantangan membangun IKN tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan ekosistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat di ibu kota baru Indonesia.
Sebanyak 555 PNS tersebut berasal dari berbagai daerah dengan rentang usia 20 hingga 35 tahun. Pelantikan itu menjadi tonggak pertama bagi Otorita IKN dalam memiliki ASN yang direkrut dan dibina secara khusus.
âPegawai direkrut dan dibina secara khusus untuk mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di IKN,â ujarnya.
Basuki mengatakan ASN Otorita IKN tidak hanya berperan sebagai pegawai pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan semangat yang dibangun lembaga tersebut.
Karena itu, ASN Otorita IKN harus memiliki kompetensi, keberanian yang dilandasi integritas, loyalitas profesional, dan kemampuan berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Ia menjelaskan integritas menjadi landasan penting karena jabatan tidak sekadar formalitas administratif, melainkan amanah yang harus dijaga selama masa pengabdian.
Selain itu, loyalitas profesional harus ditujukan kepada profesi, tugas, dan tanggung jawab yang diemban. ASN juga dituntut mampu berpikir kreatif, berimprovisasi, dan menghasilkan terobosan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Sebelum dilantik menjadi PNS, ratusan CPNS tersebut mengikuti pembinaan dan persiapan yang didampingi Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus). âPembinaan itu bertujuan membangun kedisiplinan, kekompakan, dan karakter sebagai aparatur negara yang akan mengemban tugas di IKN,â kata Basuki.
Bergerak Positif
Diketahui, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Penajam Paser Utara, daerah terdekat IKN berdasarkan hasil kajian dampak ekonomi melalui fasilitas pendukung penerapan skema pendanaan (PPSP), bergerak positif atau mengalami pertumbuhan cukup Âsignifikan.
âPerencanaan jangka panjang, IKN dirancang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan negara, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru,â ujar Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto ketika ditanya mengenai pengembangan pembangunan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu lalu.
Tahap awal pembangunan IKN, kehadiran investasi, pembangunan infrastruktur, serta aktivitas ekonomi yang tumbuh telah menciptakan peluang usaha, lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dampak tersebut mulai terlihat di wilayah sekitar IKN, jelas dia, dari hasil kajian dampak ekonomi yang dilakukan melalui PPSP menunjukkan, Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 19,9 persen. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
DLH Banyumas Kembangkan TPST BLE Tekan Beban Pengolahan Sampah
-
Gambir Sumbar Tak Mau Lagi Dilego Murah! Kementan–BUMN Siapkan Lompatan Besar
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
-
Bawang Putih Bangkit! Penguatan Benih Jadi Senjata Utama
-
Banjir Surut, Warga Demak Mulai Pulang, Penanganan Tanggul Terus Dikebut
-
Peneliti UB Buat Alat Deteksi Dini Hipotiroid pada Bayi Baru Lahir
-
Komisi IX DPR RI Gelar Raker bersama Menkes dan Mensos
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.