571 KK Warga Sajau Hilir Menikmati Jembatan Garuda ke Kebun dan Sekolah
Kamis, 13 Agu 2026, 23:07 WIBTanjung Selor, Kaltara - Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menikmati akses Jembatan Garuda untuk ke kebun, sekolah dan aktivitas lainnya.
âJembatan yang dibangun TNI dalam waktu 35 hari telah membuka akses baru bagi 571 KK warga Sajau Hilir untuk aktivitas ke sekolah dan menuju kebun,â ujar Kepala Desa (Kades) Sajau Hilir Syahril, Kamis.
Dengan adanya Jembatan Garuda yang telah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring dan serentak nasional dengan ribuan jembatan serta sumur bor lainnya yang dibangun TNI-POLRI, warga Sajau Hilir sekarang tak mengandalkan perahu untuk menyeberang sungai.
âSebelum ada Jembatan Garuda ini, luar biasa susahnya aktivitas kami menyeberang sungai karena pakai perahu. Anak sekolah, masyarakat ke kebun, itu semua pakai perahu,â katanya.
Kini dengan keberadaan jembatan gantung yang dibangun oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0903/Bulungan yang memiliki panjang bentangan 90 meter dan lebar 2 meter ini membuat aktivitas masyarakat jauh lebih mudah.
Sebab itu, Syahril menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, terutama kepada jajaran Kodim 0903/Bulungan yang telah membangun dengan cepat dan kokoh.
âKalau dikejar lewat proyek ini bisa berbulan-bulan, tetapi alhamdulillah bisa dikerjakan secepat mungkin, hanya 35 hari,â ungkapnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur TNI yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia.
âKehadiran jembatan ini juga menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyat,â ujar Dandim Bulungan.
Pembangunan jembatan ini, kata Dhuwi, dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan menghimpun data dari pemerintah desa dan setiap usulan kemudian ditentukan berdasarkan skala prioritas.
Pihaknya meminta kepada kepala desa mana saja titik-titik jembatan yang perlu dan penting untuk dibangun atau direhabilitasi.
Selain jembatan, lanjutnya, program yang dicetuskan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Prabowo tersebut juga mencakup pembangunan sarana air bersih.
âSecara nasional, TNI-Polri telah membangun 3.395 jembatan dan sekitar 3.000 titik sumur bor. Ini semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat seluruh Indonesia,â tuturnya.
Tentu, lanjut Dhuwi lagi, bagi masyarakat Desa Sajau Hilir, jembatan tersebut bukan sekadar akses penghubung. Infrastruktur itu menjadi jalur penting untuk menunjang pendidikan, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas sehari-hari warga.
Karena itu ia juga meminta kepada masyarakat agar sama-sama menjaga dan memelihara fasilitas umum yang telah dibangun tersebut.
âJembatan ini betul-betul sangat diperlukan masyarakat Sajau Hilir yang menghubungkan 10 RT, karena terbagi 7 RT berlokasi jalan utama dan 3 RT berada di seberang,â ujarnya.
- jembatan garuda
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.