- Home
-
- Luar Negeri
-
- PBB Desak Perundingan Daru...
PBB Desak Perundingan Darurat untuk Konflik Laut Merah
Kamis, 13 Agu 2026, 22:23 WIBJENEWA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Rabu (12/8) menyerukan dialog dan negosiasi untuk menemukan penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan atas konflik di kawasan Teluk dan Laut Merah.
Guterres terus memantau dengan cermat perkembangan terkait konflik di Timur Tengah, termasuk situasi di Selat Hormuz dan sekitarnya serta di Laut Merah, kata Farhan Haq, wakil juru bicara Guterres.
"Sekjen PBB tetap meyakini bahwa penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui dialog dan negosiasi," lanjut Haq.
"Penyelesaian semacam itu akan membantu memulihkan stabilitas dan kepercayaan di seluruh kawasan, sekaligus melindungi hak dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz dan sekitarnya serta di Laut Merah."
Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg juga terus melakukan berbagai upaya demi deeskalasi ketegangan di Yaman, sebut Haq.
Setiap aktivitas yang mengganggu lalu lintas pelayaran di sekitar pesisir Yaman juga akan menghambat upaya PBB untuk mengirimkan pasokan ke negara yang dilanda perang tersebut, sehingga menjadi salah satu alasan mengapa semua hambatan semacam itu di Laut Merah dan di sekitar Selat Bab al-Mandab harus dihentikan, ujar Haq. Ant
- Laut Merah
- Terusan Suez
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao Melalui WIITEX 2026
-
Warga Temanggung Kurang Mampu Bisa Dapat Bantuan Kesehatan Rp2,4 Juta
-
Polresta Banjarmasin Bantu 1.000 Siswa Atasi Gangguan Penglihatan
-
Jakarta Terus Perkuat Layanan Kesehatan dengan Mendukung Perbanyakan Pembangunan Prasarana Medis
-
Siap-Siap Bikin Beda! Pemkot Cirebon Genjot Penataan Kawasan Sungai Sukalila
-
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000 Jadi Rp2.710.000 per Gram
-
Spanyol Siaga Hadapi Ancaman Migrasi Massal Lanjutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.