Kemendag dan HIPPINDO Luncurkan BINA Holiday 2026 Guna Genjot Konsumsi Domestik
Selasa, 09 Jun 2026, 14:05 WIBJAKARTA - Pemerintah bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) resmi meluncurkan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026 di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/6). Program tersebut berlangsung mulai 8 Juni hingga 12 Juli 2026 untuk memanfaatkan momentum libur sekolah sekaligus mendorong konsumsi masyarakat.
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, mengapresiasi konsistensi dunia usaha dalam menghadirkan program belanja nasional pada berbagai momentum penting. Menurutnya, BINA menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat sektor perdagangan serta menggerakkan berbagai sektor ekonomi yang saling terkait.
âSelama musim liburan sekolah ini, Kemendag berkolaborasi dengan pelaku usaha, asosiasi, dan pengelola pusat perbelanjaan untuk menghadirkan BINA Holiday and Back to School 2026. Kami optimistis program ini dapat mengakselerasi aktivitas ekonomi nasional dan menghasilkan transaksi mencapai Rp30 triliun,â ujar Roro.
Ia menjelaskan, perekonomian Indonesia pada triwulan I 2026 menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan mencapai 5,61 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,52 persen dan memberikan kontribusi sebesar 54,36 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Selain itu, sektor perdagangan juga mencatat pertumbuhan sebesar 6,26 persen secara tahunan. Indeks Penjualan Riil tumbuh 4,74 persen dan transaksi perdagangan berbasis digital terus mengalami peningkatan sehingga menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Roro juga memaparkan sejumlah program yang tengah dijalankan Kementerian Perdagangan untuk mendorong lahirnya wirausaha baru. Salah satunya melalui program Campuspreneur dan Link and Match UMKM mahasiswa dengan jaringan ritel modern.
âMelalui program Campuspreneur dan Link and Match UMKM mahasiswa dengan peritel, kami mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda yang inovatif, memahami kebutuhan pasar, serta memiliki akses terhadap jaringan pemasaran ritel modern,â jelasnya.
Pemerintah juga terus memperkuat upaya mendorong pelaku UMKM masuk ke pasar global. Dukungan dilakukan melalui jaringan 46 perwakilan perdagangan Indonesia di 33 negara yang membantu promosi produk, penjajakan bisnis, hingga fasilitasi akses pasar internasional.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menilai program BINA Holiday and Back to School 2026 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara selama masa libur sekolah. Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai stimulus transportasi guna mendukung mobilitas masyarakat.
âMomentum libur sekolah menjadi saat yang tepat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mendorong konsumsi masyarakat. Program BINA Holiday and Back to School 2026 sangat relevan karena menghubungkan aktivitas berwisata dengan belanja produk-produk Indonesia,â kata Ni Luh.
Program BINA Holiday and Back to School 2026 merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan sektor ritel, pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, dan UMKM. Program ini bertujuan meningkatkan aktivitas belanja sekaligus mendorong wisata domestik selama musim liburan sekolah.
BINA sendiri merupakan program yang diinisiasi HIPPINDO bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak 2024. Pada pelaksanaan BINA Lebaran 2026, program tersebut berhasil mencatat transaksi sebesar Rp54,9 triliun atau melampaui target Rp53,38 triliun.
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia, Budihardjo Iduansjah, mengatakan program kali ini bertepatan dengan peringatan satu dekade berdirinya organisasi tersebut. Ia berharap kolaborasi yang terbangun mampu mendorong peningkatan konsumsi masyarakat dan perputaran ekonomi nasional.
âSelama sepuluh tahun, HIPPINDO ikut berkontribusi pada perekonomian nasional melalui ekosistem ritel Indonesia. BINA Holiday and Back to School 2026 merupakan wujud nyata semangat kolaborasi tersebut untuk mendorong masyarakat berbelanja dan berwisata di Indonesia dengan target perputaran ekonomi mencapai Rp30 triliun,â ujarnya.
Dewan Pendiri HIPPINDO, Hasan Aula, menambahkan program ini juga diharapkan dapat memperkuat penggunaan produk dalam negeri. Dukungan serupa disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia, Alphonzus Widjaja, yang memastikan pusat-pusat perbelanjaan di berbagai daerah siap menyukseskan program melalui beragam promosi dan aktivitas menarik bagi masyarakat.
- UMKM
- pariwisata Indonesia
- Kementerian Perdagangan
- APPBI
- Kemendag
- Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO)
- BINA Holiday and Back to School 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
UMKM Dibina untuk Makin Mandiri
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Deep Purple Bertemu Penggemar Beratnya di Jepang, PM Sanae Takaichi
-
Panglima TNI Hadiri Pengucapan Sumpah Hakim Konstitusi, Pelantikan Anggota Ombudsman RI dan Pelantikan Duta Besar RI.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.