- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kian Mencekam: Wabah Ebola...
Kian Mencekam: Wabah Ebola di Kongo Tembus 500 Kasus
Senin, 08 Jun 2026, 19:58 WIBKINSHASA - Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik (RD) Kongo bertambah menjadi 515, termasuk 91 kematian, sementara otoritas kesehatan negara itu pada Minggu (7/6) memperingatkan soal berlanjutnya penularan dan risiko peningkatan kasus lebih lanjut jika langkah-langkah pengendalian tidak segera diterapkan.
Pembaruan data yang dirilis pada Minggu oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat RD Kongo menyebutkan bahwa tambahan tiga pasien dinyatakan sembuh, sehingga jumlah pasien yang telah sembuh bertambah menjadi 12 orang hingga Sabtu (6/6).
Laporan itu menyebutkan bahwa terdapat 117 kasus suspek, sementara 283 pasien masih menjalani isolasi atau dirawat di rumah sakit.
Menurut laporan tersebut, sejumlah besar pasien terkonfirmasi menunjukkan gejala antara 14 Mei hingga 23 Mei, mengindikasikan peningkatan kontaminasi dari sumber yang kemungkinan sama, dengan puncaknya tercatat pada 18 Mei.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa kelompok pasien terkonfirmasi lainnya mulai mengalami gejala antara 25 Mei hingga 3 Juni, menunjukkan penyebaran penyakit itu dan kemungkinan membentuk reservoir penularan yang signifikan.
"Peningkatan kasus dapat terjadi jika langkah-langkah yang memadai tidak segera diterapkan," menurut laporan tersebut.
Respons masih terhambat oleh pelacakan kontak yang lemah, penolakan masyarakat terhadap tes pascakematian pada jenazah, kapasitas yang tidak memadai di pusat-pusat perawatan Ebola terstandardisasi, kelangkaan material pencegahan dan pengendalian infeksi, serta keterbatasan dana, menurut laporan itu.
Laporan itu menyebutkan tingkat pelacakan kontak secara keseluruhan di tiga provinsi yang terdampak mencapai 50,3 persen, jauh di bawah target 95 persen.
Kapasitas laboratorium juga masih berada di bawah tekanan, dengan 193 hasil tes masih tertunda akibat krisis reagen di Provinsi Kivu Utara.
Wabah saat ini, yang disebabkan oleh galur Bundibugyo dari virus Ebola, secara resmi diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat RD Kongo pada 15 Mei. Ant
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Ingin Sering Bertemu Rektor dan Profesor Bahas Masukan Majukan Indonesia
-
Bupati Bangka Barat Ajak Warga Lestarikan Kelekak Durian, Warisan Leluhur Bernilai Ekonomi Tinggi
-
Mommy n Me 2026 Resmi Dibuka di JICC Senayan, Hadirkan Lebih dari 400 Brand Ibu dan Anak
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Hormati Proses Penyidikan Kasus Korupsi dan TPPU.
-
Agenda Talkshow Mommy n Me 2026: Wadah Orang Tua Muda Belajar Langsung dari Pakar
-
Aduh, Ketua SP Perusahaan Elektronik di EJIP Cikarang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
-
Polres Sampang Tangkap Tersangka Ke-13 Kasus Kekerasan Seksual Anak, 14 Masih Buron
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.