Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman
Rabu, 19 Agu 2026, 12:42 WIB9MALANG â Kawasan wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB. Pembukaan dilakukan setelah Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan tersebut telah selesai.
Dikutip dari Antara, Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan keputusan membuka kembali kawasan Bromo diambil berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kondisi kawasan setelah kebakaran.
"Mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan petugas, sehingga kawasan Bromo dibuka untuk wisata Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB," kata Rudi dalam keterangan pers yang diterima di Kota Malang, Rabu (19/8).
Pembukaan kembali kawasan Bromo ditetapkan melalui Surat Pengumuman Nomor PG.19/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 yang diterbitkan pada 19 Agustus 2026.
Dengan keputusan tersebut, wisatawan sudah dapat kembali melakukan pemesanan tiket. Pemesanan tiket telah dibuka melalui laman resmi TNBTS.
Kuota kunjungan juga tetap sama seperti sebelumnya, yakni 2.752 wisatawan per hari.
Sempat Ditutup Total
Seluruh akses wisata menuju kawasan Bromo sebelumnya ditutup akibat meningkatnya eskalasi karhutla.
Penutupan dilakukan sejak Sabtu (8/8) malam dan mencakup seluruh pintu masuk wisata, yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
Kebakaran sendiri mulai terjadi pada Senin (3/8). Setelah penanganan selama 13 hari, TNBTS menyatakan api di kawasan Gunung Bromo telah dipadamkan sepenuhnya.
Rudi mengatakan penanganan karhutla melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, mulai Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, mitra, relawan, masyarakat hingga pelaku jasa wisata.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai petugas Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, mitra, relawan, masyarakat, hingga pelaku jasa wisata," ujarnya.
Wisatawan Diminta Waspada
Meski kawasan kembali dibuka, TNBTS meminta wisatawan mematuhi seluruh ketentuan dan arahan petugas selama berada di kawasan konservasi.
Wisatawan juga diminta menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Larangan tersebut antara lain membuat perapian, membuang puntung rokok, atau meninggalkan benda lain yang berpotensi menjadi sumber api.
TNBTS juga meminta wisatawan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan asap, bara, atau tanda-tanda kebakaran.
"Kita bersama-sama saling menjaga kawasan agar kebakaran tidak kembali terjadi," kata Rudi.
Dengan dibukanya kembali kawasan Bromo, seluruh jalur wisata yang sebelumnya ditutup mulai kembali melayani kunjungan sesuai ketentuan dan kapasitas yang telah ditetapkan TNBTS.
- Karhutla Bromo
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kostum Karnaval Rotan dan Batik Jadi Media Promosi Budaya dan Pemberdayaan UMKM
-
Topan Bavi Hantam Tiongkok
-
BMKG Prakirakan Sumatera Utara Masih Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Drone Turun Tangan
-
Netflix Perbarui Film Serial “Little House on the Prairie” untuk Musim Kedua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.