Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhaj: 11 Jamaah Haji Asal NTB Wafat di Tanah Suci

📅 Senin, 08 Jun 2026, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhaj: 11 Jamaah Haji Asal NTB Wafat di Tanah Suci Doc: ANTARA
Ket. Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin.

MATARAM - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)  Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan sebanyak 11 haji Embarkasi Lombok dilaporkan wafat di Tanah Suci, Arab Saudi pada musim haji tahun ini.

Kepala Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan pihaknya akan menjadwalkan kunjungan (takziah) kepada keluarga jamaah haji yang meninggal di Kabupaten Lombok Timur, dilanjutkan ke keluarga asal Kabupaten Lombok Tengah.

"Di Kabupaten Lombok Timur ada tiga orang haji yang wafat di Tanah Suci, yakni Isniwat Isyum, Harun Al Rashid dan Mainah Subuh," kata Lalu Amin di Mataram, Senin (8/6).

Ia menjelaskan kunjungan akan dilakukan di sela proses pemulangan dan penyambutan jamaah haji yang kembali ke daerah asal.

Selain dari Lombok Timur, lima orang haji yang meninggal dunia berasal dari Pulau Sumbawa.

"Tiga orang haji berasal dari Kabupaten Bima, sedangkan dua lainnya dari Kabupaten Sumbawa," ujarnya.

Kunjungan takziah ke Pulau Sumbawa juga akan dijadwalkan. Meski demikian, pendampingan kepada keluarga telah lebih dulu dilakukan oleh kantor Kementerian Haji dan Umrah di tingkat kabupaten.

"Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa sudah melakukan kunjungan langsung kepada keluarga jamaah yang ditinggalkan," kata Lalu Amin.

Berdasarkan data Kemenhaj NTB, jumlah jamaah haji asal NTB yang wafat di Tanah Suci hingga saat ini mencapai 11 orang.

Rinciannya, tiga orang berasal dari Lombok Tengah, tiga orang dari Lombok Timur, tiga orang dari Kabupaten Bima, dan dua orang dari Kabupaten Sumbawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Wisatawan Jangan Resah! Dis...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.